MADURAEXPOSE.COM–Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun. Politisi Senior, dari Sumenep, Madura, Jawa Timur, H A. Raud Faiq Jakfar, meninggal dunia di RSUD dr Moh. Anwar Sumenep pada hari Senin, ba’dha Maghrib (3/4/2017).

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Imformasinya, H A. Raud Faiq Jakfar tutup usia di umur 75 tahun itu, bakal mengisi kursi Pergantian Antar Waktu (PAW) PPP, pada hari Senin, (10/4/2017) mendatang.

Memang, jatah kursi PPP untuk anggota DPRD Sumenep dari Dapil I Sumenep kembali kosong setelah Hj Noerriyana meninggal dunia pada Jumat dini hari (3/2/2017).Dia meninggal dunia setelah dirawat lebih 4 hari di RSUD Moh. Anwar Sumenep karena penyakit diabetes yang lama menggerogotinya.

Hj Noerriyana dilantik sebagai anggota DPRD Sumenep 22 Agustus 2016 lalu dari PPP. Ia mengganti Akhmadi Said, Anggota Komisi III DPRD Sumenep, yang meninggal dunia pada Januari 2016 karena penyakit gagal ginjal. Dan peraih suara terbanyak setelah, Hj Noerriyana adalah H A. Raud Faiq Jakfar.

Sukri, Sekertaris DPC PPP Sumenep saat dihubungi, mengakui jika surat permohonan pelantikan PAW dari PPP untuk DPRD Sumenep sudah ada di Pemprov Jatim. “Kalau surat permohonan pelantikan PAW sudah dikirim dari Pemkab Sumenep ke Pemprov. Soal waktunya pelantikan saya tidak ngerti pasti,” ucapnya via WhatsApp.

Dengan tutup usia A Raud Faiq Jakfar secara otomatis DPC PPP Sumenep melakukan proses pengajuan PAW di urutan berikutnya. “Saya tidak ngerti pasti, siapa di bawah nomor urut terbanyak setelah Pak Raud. Kabarnya, Gus Paong (RB Fathorrahman, Red) mantan anggota DPRD Sumenep dari PBR tahun 2004-2009,” terangnya. (*)

beritafajar