Broadband Learning Center Pasongsongan Diresmikan Wabup Fauzi

Terbit: 5 April 2017 | 01:50 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya meresmikan Broadband Learning Center (BLC), hasil inovasi dan kreatifitas Kecamatan Pasongsongan, Selasa (4/4/2017).

Broadband Learning Center (BLC) yang diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi, nantinya akan dijadikan website resmi pemerintah Kecamatan Pasongsongan, untuk mengupload seluruh potensi dan kegiatan pemerintahan di semua desa.

“Sistem multimedia berbasis BLC ini, akan menjadi edukasi bagi seluruh masyarakat, agar melek teknologi. Sehingga seluruh program di pemerintahan desa akan terintegrasi searah dengan program di kecamatan maupun Kabupaten,” kata Ahmad Fauzi, Wakil Bupati Sumenep, usai meresmikan BLC di Kecamatan Pasongsongan, Selasa (4/4/2017).

Menurutnya, dengan adanya BLC, proses administrasi tidak memerlukan banyak orang. Karena semua kegiatan dilakukan secara online dengan tujuan yang sama.
Selain itu, BLC akan memudahkan kecamatan dan desa dalam mempromosikan serta mempublikasikan produk unggulan serta membuat efektifitas dalam bekerja.

“Kami menginginkan ada sinkronisasi dan efektifitas program antara desa, kecamatan dan Kabupaten. Semisal ada rapat kita tidak perlu repot-repot kumpul karena sudah online dalam satu aplikasi internet,” paparnya.

Sementara, Camat Pasongsongan Ahmad Dzulkarnain mengatakan, jika melalui BLC akan memberi kemudahan bagi pemerintah desa dalam mengelola Sistem Keuangan Desa (Siskodes).

Sebab pada 2018 mendatang seluruh kegiatan di desa harus berbasis online, sehingga nantinya setiap desa memiliki satu operator yang akan diberikan pelatihan BLC.

“Dengan BLC ini pastinya nanti akan ada website khusus yang terintegrasi antara desa, kecamatan dan Kabupaten karena nanti semua sistemnya online,” kata Dzulkarnaen.

Ditambahkan, selain BLC bisa digunakan pemerintah desa, BLC juga akan memberikan pelayanan internet untuk semua masyarakat. Karena nantinya akan ada website khusus yang akan terintegrasi antara desa, kecamatan dan Kabupaten.

(***)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *