MADURA EXPOSE—Kisruh dana pembebasan lahan seluas 7,1 hektar di Pulau Kangean ternyata sampai juga ditelinga Kepala Dinas Perhubungan (Ka Dishub) Sumenep, Moh. Fadillah.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Mantan Kepala BPBD ini membenarkan adanya sebagian pembayaran untuk pembebasan lahan seluas 7,1 hektar di Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep. Dana yang sudah digelontorkan hampir mencapai Rp1 miliar.
Fadilah juga tidak menampik apa yang disampaikan salah satu tokoh masyarakat, bahwa pembayaran dilakukan melalui rekening masing-masing pemilik lahan di desa setempat.

”Yang jelas proses ganti rugi telah direalisasikan melalui rekening masing-masing pemilik lahan,” terang Moh.Fadilah, Kepala Dishub Sumenep kepada awak media.

Adapun bentuk pembayaran pembebasan lahan pembanguan lapangan terbang di Kangean itu,lanjut Fadilah, direalisasikan dalam beberapa termin. Untuk tahap pertama, pembebasan lahan dilakukan untuk lahan seluas 7,1 hektar sedang sisanya akan diselesaikan tahun ini.

Sekedar mengingatkan, rencana pembangunan Lapter di Pulau Kangean Sumenep itu diprediksi akan menghabiskan lahan sedikitnya 18 hektar. Dari luas lahan yang ada, 30 persen diantaranya merupakan tanah negara atau tanah adat. [A82/FER]