SUMENEP — Aksi damai namun sarat makna terjadi di depan Mapolres Sumenep hari ini, Selasa (9/12/2025). Kelompok Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (DEAR Jatim) menggelar aksi bisu sebagai bentuk dukungan moral yang kuat kepada institusi kepolisian dalam upaya pemberantasan korupsi di Kabupaten Sumenep.
Uniknya, aksi ini dilakukan tanpa orasi. Para peserta memilih diam dan menyuarakan aspirasinya melalui poster-poster berisi pesan moral yang tajam tentang integritas, transparansi, dan desakan penegakan hukum yang pro-publik. Aksi bisu ini menjadi simbol kritik damai terhadap dugaan penyimpangan yang selama ini merugikan masyarakat Sumenep.
Sinyal Kuat Dukungan Publik untuk Polri
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Sumenep, Akp Junaidi, S.Pd., mengonfirmasi dan memastikan pengamanan penuh terhadap jalannya kegiatan.
“Penyampaian pendapat adalah hak warga negara. Tugas kami memastikan kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998,” tegas Akp Junaidi.
Polres Sumenep menerjunkan personel pengamanan terbuka dan tertutup, dipimpin langsung oleh perwira pengendali, untuk menjaga ketertiban umum. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan untuk memastikan kelancaran aktivitas warga di sekitar lokasi.
DEAR Jatim: Momentum Penegakan Hukum Harus Berlanjut
Salah satu perwakilan dari DEAR Jatim menyatakan bahwa kehadiran mereka adalah manifestasi dukungan nyata agar Polres Sumenep tidak gentar dalam menindak praktik korupsi.
“Kami hadir untuk menyuarakan dukungan kepada Polres Sumenep agar pemberantasan korupsi terus dilakukan secara tegas, profesional, dan transparan. Masyarakat menginginkan penegakan hukum yang berpihak pada kepentingan publik,” ujar perwakilan tersebut.
Aksi ini ditengarai mengirimkan sinyal kuat kepada penegak hukum bahwa publik Sumenep memantau dan mendukung langkah-langkah progresif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih (clean government).
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di depan Mapolres Sumenep terpantau aman dan kondusif. Aksi bisu DEAR Jatim ini sukses menyoroti isu korupsi, sekaligus menguatkan sinergitas antara masyarakat sipil dan aparat kepolisian dalam upaya menciptakan Kabupaten Sumenep yang bebas dari praktik rasuah.***







