Himbauan Said Aqil tuk Pilih Pemimpin Kafir Jujur Dipatahkan Ustadz Felix Siauw

Terbit: 9 Mei 2016 | 16:48 WIB

MADURA EXPOSE–Umat Islam sudah sangat jelas dilarang Allah Swt memilih orang kafir jadi pemimpin. Hal itu tertulis di dalam kitab suci Al Qur’an. Salah dua dari ayat Al Qur’an yang melarang itu adalah:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali (pemimpin/pelindung) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?” (QS. An-Nisaa’ 144).

“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).” (QS. Ali Imran 28).

Anehnya, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj malah tidak mempersoalkan jika negeri ini (Indonesia) dipimpin oleh orang kafir. Menurutnya, tak masalah bila calon kepala daerah itu non-Muslim tapi jujur dan dipercaya rakyat.

“Siapa saja yang mampu dan dipercaya rakyat, pemimpin yang adil meski itu non-Muslim tapi jujur, itu lebih baik daripada pemimpin Muslim tapi zalim. Di mana saja dan siapa saja,” kata Said Aqil di kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta, Sabtu (16/4/2016),seperti dilansir Detik.com.

Pernyataan Said diatas amat disayangkan. Karena secara tidak langsung atau langsung, Said bisa disimpulkan mengajak umat Islam untuk memilih pemimpin non muslim atau kafir berkuasa mengelola pemerintahan. Apa Said tidak baca Al Qur’an surat Ali Imran ayat 28? atau surat An-Nisa ayat 144?

Terkait teori Said itu, ustadz Felix Siauw sangat lugas mematahkan dengan argumentasi yang memukau. Seperti apa Felix menganulirnya? Simak videonya di RANAH PESANTREN

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *