
MADURAEXPOSE.COM–Kasus tewasnya Moh Anwar (36), salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Disperindag Pemkab Sumenep hingga detik ini masih belum ada titik terang, bahkan terkesan jalan ditempat.
“Kasus pembunuhan misterius yang menewaskan Mohammad Anwar tanpa terasa sudah hampir 9 bulan. Tapi kenyataannya sampai deti ini belum ada titik terang siapa pelakunya. Bahkan istri korban sudah memberikan sejumlah informasi penting yang berkaitan dengan suaminya sebelum ditemukan meninggal, ” ujar Sarkawi, Aktivis LSM Gerindo yang diminta mendampingi keluarga korban dalam mengawal kasus tersebut, Jum’at Malam 25 Nopember 2016.
Pihaknya menyesalkan lambannya pihak Polres Sumenep dalam mengusut kasus pembunuhan yang menewaskan Mohammad Anwar tersebut.
“Baru-baru ini istri korban sudah mendatangi Pak Waka Polres untuk meminta keadilan supaya pembunuh suaminya segera diusut tuntas,” pungkasnya.
Selain menuntut pelaku segera diringkus polisi, keluarga korban, lanjut Sarkawi, istri korban dan keluarga mengalami ancaman dan teror orang tak dikenal.
“Kami harap pihak Polres Sumenep segera menangkap para pelaku pembunuhan yang menewaskan korban. Saat ini pihak keluarga korban juga merasa terancam dengan teror orang-orang tak bertanggung jawab,” pungkasnya.
Sebelumnya, Yuliani (31) istri korban pembunuhan mendatangi Mapolres Sumenep, mendesak aparat penegak hukum segera memburu pelaku dan meyeretnya jeruji besi.
Sekadar mengingatkan, Mohammad Anwar, Warga Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget Sumenep Madura, Jawa Timur, ditemukan tewas degan kondisi tubuh telanjang, sekitar pukul 07.00 WIB di pantai Dusun Pesisir Desa Cabbiye, Kecamatan Talango, Sumenep oleh seorang nelayan yang tengah memancing. Saat ditemukan, korban tidak membawa identitas dan penuh luka disekujur tubuhnya. [Ferry/dbs]

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
