Hampir Seratus Pejabat Fungsional Dirombak,Bupati Fauzi: Demi Masyarakat Sumenep

Terbit: 15 Juni 2022 | 06:27 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)— Bupati Sumenep Achmad Fauzi,SH,MH merombak hampir seratus pejabat fungsional, administrator dan pengawas. perombakan jabatan itu dilakukan untuk penyegaran agar tidak terjadi stagnasi yang mengganggu etos kerja para ASN dibawah naungan Pemkab Sumenep.

Puluhan ASN dengan posisi baru telah dilantik oleh Bupati Fauzi dan diharapkan memiliki semangat kerja yang maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik sesuai bidang masing-masing.

“Etos kerja itu ditunjukkan dengan profesionalisme dikalangan ASN. Hal itu penting dalam memaksimalkan penyelenggaraan pemerintahan daerah guna mendorong pembangunan yang berorientasi pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Sumenep,” demikian Bupati Sumenep Achmad Fauzi disela pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat administrator, pengawas dan fungsional, Selasa

Dalam acara yang digelar di Taman Andhap Asor Keraton Sumenep itu, Bupati Fauzi juga menilai, penyegaran birokrasi dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kejenuhan yang berdampak pada lambannya produktifitas.

“Penyegaran birokrasi dikalangan pejabat untuk menghindari titik jenuh yang bisa berdampak pada kinerja yang tidak produktif,” imbuhnya.

Kendati demikian, Bupati Fauzi tidak ingin jabatan baru menjadi kendala dalam melakukan inovasi dalam meningkatkan kinerjanya.

“Pejabat yang baru dilantik ini harus meningkatkan kontribusi nyata dalam melayani masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Terus gali gagasan ide yang kreatif dan solutif. Jangan sungkan berdiskusi dengan Pimpinan OPD demi kemajuan Sumenep,” imbuhnya menegaskan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini menghimbau, ,manakala pejabat administrator, pengawas dan fungsional punya inisiatif, inovasi dan kreatiftas dengan penuh percaya diri.

“Pejabat tidak boleh baperan, sekali punya ide besar tentang Sumenep jangan sungkan untuk mengkomunikasikan dengan pimpinan OPD masing-masing. ASN sekarang harus berani melakukan terobosan spektakuler dan selalu optimis menjalankan idenya untuk mendorong pembangunan daerah,” himbau Bupati Fauzi serius.

Bupati menilai, kegagalan kinerja dikalangan ASN lebih disebabkan karena hilangnya optimisme dilingkungan kerja. Hal itu akan berdampak buruk terhadap rekan kerjanya yang lain.

“Mak solusinya, setiap ada gagasan ide kreatif untuk berinovasi, harus optimis dan selalu ciptakan suasana dialogis dengan rekan kerjanya agar tak sekedar menjadi wacana tanpa tindakan apapun. Ingat, kerja keras tak akan menghianati hasil, termasuk kepuasan masyarakat dalam merasakan perubahan yang lebih baik dari sebelumnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Abd. Madjid menambahkan, pejabat fungsional, administrator dan pengawas yang dilakukan mutasi atau pergeseran totalnya mencapai 90 orang tersebar di OPD, Kecamatan dan Puskesmas.

[Ferry Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *