Ketua Tim Advokasi dan Hukum LBH IAA Siap Kawal Kejari Sumenep Tuntaskan Kasus BOP Annuqayah

Terbit: 15 Juni 2022 | 17:29 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Syafrawi,SH, Ketua Tim Advokasi dan Hukum LBH IAA- Ikatan Alumni Annuqayah mendukung kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) dalam penuntasan kasus BOP Annuqayah yang sempat mengundang geram kalangan alumni tersebut.

“Kami mendukung penuh Kejari Sumenep mengawal kasus BOP yg melibatkan 4 Tersangka. Dan Kami Alumni Annuqayah siap dibelakang Kejaksaan Sumenep,” ungkap Syafrawi,SH dalam keterangan tertulisnya yang diterima Maduraexpose.com via WhtasApp, Rabu 15 Juni 2022.

Sepeti diketahui kasus dugaan kasus dugaan pemalsuan dokumen Bantuan Operasional Pesantren (BOP) Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-guluk tersebut menyeret empat orang yang dijadikan tersangka, yakni Jamaludin (40), warga Desa Kertagens Tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Amir Hamzah (40), warga desa Panaguan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Ach. Faidi (34), juga warga Desa Panaguan, dan Haitum alias H. Anas (43), warga Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Sumenep.

Keempatnya ditahan selama 20 hari kedepan dan masih dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Sumenep sejak Kamis 9 Juni 2022 lalu.

“Intinya kami mendukung penuh kejaksaan Sumenep dalam membuktikan kasus BOP yang mencatut nama Annuqayah atas 4 tersangka. Bahkan kami tim hukum IAA akan berada dibelakang kejaksaan sampai kasus BOP ini tuntas ber kekuatan hukum tetap, sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum,” tutup Syafrawi,SH menekankan. (dbs/fer)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *