maduraexpose.com

 


SUMENEP EXPOSE

Gempa Tenggara Sumenep, Puluhan Bangunan Dilaporkan Rusak

602
×

Gempa Tenggara Sumenep, Puluhan Bangunan Dilaporkan Rusak

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

Kecamatan Gayam mengalami dampak yang cukup serius, dengan total 22 objek yang terdata mengalami kerusakan, termasuk 2 musala. Desa yang terdampak parah meliputi Desa Jambuir dan Desa Pancor.

Gempa Berkekuatan M 6,5 Guncang Wilayah Sumenep, Puluhan Bangunan Rusak

 

Sumenep, Jawa Timur – Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo M 6,5 mengguncang wilayah perairan Laut Bali pada Selasa, 30 September 2025, pukul 23.49 WIB. Gempa ini berpusat di laut, namun dampaknya terasa signifikan dan menyebabkan kerusakan di dua kecamatan di Kabupaten Sumenep, yaitu Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong.

 

Kronologi Kejadian dan Parameter Gempa

 

Berdasarkan data sementara, gempa terjadi pada pukul 23.45 WIB dengan parameter sebagai berikut:

  • Kekuatan: Magnitudo M 6,5
  • Lokasi: Lintang LS dan Bujur BT (Laut Bali)
  • Kedalaman: 11 Km

Pusat gempa diperkirakan berada di Tenggara SUMENEP-JATIM dan Timur Laut SITUBONDO-JATIM.

Informasi Penting: Pihak berwenang telah memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI.


 

Dampak Kerusakan di Dua Kecamatan

 

Setelah gempa terjadi, tim terkait segera melakukan pendataan terhadap kerusakan yang ditimbulkan di dua kecamatan terdampak. Sebagian besar kerusakan adalah pada bangunan rumah tinggal, mulai dari kategori ringan hingga berat.

 

1. Kecamatan Gayam

 

Kecamatan Gayam mengalami dampak yang cukup serius, dengan total 22 objek yang terdata mengalami kerusakan, termasuk 2 musala. Desa yang terdampak parah meliputi Desa Jambuir dan Desa Pancor.

Kategori KerusakanJumlah Rumah RusakFasilitas Umum Rusak (Musala)
Rusak Berat80
Rusak Sedang20
Rusak Ringan102
TOTAL202

Beberapa rumah yang terdata mengalami rusak berat antara lain milik Bapak H. Tahe (Dsn. Gayam, Desa Gayam), Mat Hawan, Mahyur, Restu, dan Ibu Suryana (Dsn. Jambuir Timur, Desa Jambuir), Ibu Hos (Dsn. Jambuir Timur, Desa Jambuir), Hartono dan Ibu Sahriyeh (Dsn. Cencelen, Desa Pancor), serta Ibu Mar (Dsn. Ro’korok, Desa Pancor).

 

2. Kecamatan Nonggunong

 

Di Kecamatan Nonggunong, terdapat 20 objek yang terdata mengalami kerusakan, termasuk masjid, musala, dan sekolah dasar. Desa yang terdampak antara lain Desa Sokpas, Tanah Merah, Nonggunong, Sonok, dan Soktim.

Kategori KerusakanJumlah Rumah RusakFasilitas Umum Rusak (Masjid/Musala/Sekolah)
Rusak Berat20
Rusak Sedang20
Rusak Ringan142 (Masjid/Musala), 1 (SDN)
TOTAL183

Rumah yang terdata mengalami rusak berat adalah milik Bapak Sahri (Dsn. Tanah Merah, Desa Tanah Merah) dan Bapak Sahna (Dsn. Berbaru, Desa Soktim).


 

Data Korban Jiwa dan Luka-Luka

 

Hingga laporan ini dibuat, informasi mengenai korban jiwa (meninggal dunia) di kedua kecamatan adalah nihil.

Sementara itu, di Kecamatan Gayam, terdata dua korban luka-luka akibat kejadian ini:

  1. Ikbal (16 tahun): Mengalami luka akibat pecahan kaca.
  2. Ibu Sahria (79 tahun): Mengalami luka di bagian tangan dan pipi kiri akibat reruntuhan rumah.

Di Kecamatan Nonggunong, dilaporkan nihil korban luka-luka.

Pemerintah daerah dan pihak terkait sedang terus melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut terhadap dampak gempa ini, khususnya dalam membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan.


 

gambar profil

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


---Exposiana----