
Sumenep (Maduraexpose.com)—Pelantikan Ketua Dewan Kesenian Sumenep (DKS) disambut beragam oleh sejumlah kalangan setelah wadah para Seniman dan Budayawan itu tenggelam selama kurang lebih 20 tahun lamanya.
Cikal bakalnya lahirnya DKS sendiri dimotori oleh kalangan penyair, seniman dan budayawan senior pada era tahun 2005-an. Saat itu mereka terakomodir dalam Jaringan Seniman Sumenep (JSS) diantaranya Syaf Anton WR dan Ibnu Hajar.
“Saat itu kami berdarah-darah mendirikan DKS,” ujar Ibnu Hajar saat dikonfirmasi Maduraexpose.com, Rabu malam 01 Juni 2022.
Disinggung apakah dirinya diundang dalam acara pelantikan Ketua dan pengurus DKS yang baru, mantan nara sumber Sastra Udara Radio Nada FM Sumenep ini mengaku tidak diundang.
“Alhamdulillah walau tidak diundang saat pelantikan, Walay saya salah satu pendiri DKS merasa bangga ada DKS lagi,” imbuhnya.
Tak hanya Ibnu Hajar, bahkan mantan Ketua DKS Syaf Anton WR menurut Ibnu Hajar juga tidak diundang dalam acara pelantikan.
“Mas Anton (Syaf Anton WR) juga tidak diundang,” terang Ibnu Hajar.
Sementara Syaf Anton WR dikonfirmasi untuk diminta tanggapan terkait pelantikan Ketua dan Pengurus DKS yang baru merasa keberatan memberikan komentar.
“Gak usah, biar gak muncul polemic,” jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp yang diterima Maduraexpose.com. Sementara Kepala Disbudporapar Sumenep Moh.Iksan belum bisa dimintai tanggapan terkait tidak diundangnya dua tokoh penggagas DKS tersebut. [Ferry Arbania]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)