Gatot: Jaga Reputasi dan Kehormatan Pati TNI

Terbit: 31 Mei 2017 | 19:05 WIB

JAKARTA — Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin upacara kenaikan pangkat 53 Perwira Tinggi (Pati) TNI, di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (31/5). Ke-53 Pati TNI yang mengalami kenaikan pangkat terdiri dari 27 Pati TNI AD, 15 Pati TNI AL, dan 11 Pati TNI AU.

Gatot kemudian mengingatkan para Pati TNI yang memperoleh kenaikan pangkat tersebut boleh berbangga. Namun demikian, menurutnya rasa bangga tersebut jangan berhenti sebagai sebuah kebanggaan semata. Mengingat masih ada tantangan tersendiri, yakni bagaimana bisa mempertahankan sekaligus meningkatkan reputasi.

“Reputasi Pati TNI tidak dibangun dalam sehari, tetapi bertahun-tahun dan harus dipelihara secara terus-menerus. Oleh karenanya, jagalah reputasi tersebut, karena di situlah pangkat, jabatan, kehormatan para perwira dipertaruhkan,” kata Gatot dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (31/5).

Gatot juga mengingatkan, semakin tinggi pangkat para perwira TNI, pasti dituntut lebih arif dalam bersikap, bijaksana dalam setiap mengambil keputusan, serta penuh dedikasi dan integritas. Maka dari itu, perjuangan yang diperlukan pun akan lebih tinggi.

“Ini semua memerlukan perjuangan dan konsistensi, karena seorang Perwira Tinggi TNI akan diuji kualitas, integritas dan kapabilitas keperwiraannya,” ujar Gatot.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *