Fokus Menkes di Sumenep, Prioritas Utama adalah Keselamatan Anak-Anak

Terbit: 29 Agustus 2025 | 00:52 WIB

SUMENEP, Madura Expose – Kunjungan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin ke Sumenep, Madura, bukan sekadar kunjungan kerja biasa.

 

Di tengah status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak, fokus Menkes sepenuhnya tertuju pada keselamatan para pasien. Hingga Kamis, 28 Agustus 2025, angka kematian akibat campak di wilayah ini telah mencapai 20 anak, sebuah tragedi yang memerlukan perhatian segera.

 

Menkes Budi menyatakan, “Yang meninggal sudah 20. Kita harapkan dalam dua minggu berhenti di sana dan tidak naik lagi.” Pernyataan ini menunjukkan betapa gentingnya situasi, di mana setiap nyawa anak menjadi perhatian utama pemerintah.

 

Kedatangannya di TK-PAUD Qurrota A’yun, tempat dilaksanakannya vaksinasi, adalah untuk memastikan program imunisasi berjalan dengan baik dan maksimal.


 

Meningkatnya Jumlah Pasien dan Kebutuhan Perawatan Intensif

 

Data dari Dinas Kesehatan Sumenep memperkuat urgensi ini. Total kasus campak mencapai 2.370, dengan 2.277 pasien telah sembuh. Namun, angka yang paling mencemaskan adalah 73 pasien yang masih berjuang untuk pulih.

 

Dari jumlah tersebut, 48 pasien dirawat di rumah sakit dan 25 pasien di puskesmas, menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan bekerja keras untuk menampung dan merawat para korban.

Menkes Budi menekankan bahwa setiap pasien yang dirawat harus mendapatkan penanganan terbaik. Meskipun angka kasus terus bertambah, langkah-langkah penanganan juga semakin diperkuat.

 

Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menekan laju penyebaran penyakit dan menyelamatkan nyawa anak-anak yang rentan.

 


 

Tindakan Cepat untuk Melindungi Anak-Anak Lain

 

Selain fokus pada pasien yang sudah terinfeksi, upaya pemerintah juga diarahkan untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban. Program Outbreak Response Immunization (ORI) digencarkan dengan target imunisasi massal kepada 70.271 anak.

HotExpose:  Kodim Sumenep Serahkan Truk Operasional KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa

Capaian harian imunisasi yang mencapai 4.644 anak, jauh di atas target, menjadi bukti bahwa upaya ini mulai membuahkan hasil.

 

Imbauan kepada orang tua agar tidak ragu membawa anak-anak mereka untuk divaksin menjadi pesan sentral dari Menkes. Dalam situasi krisis ini, keselamatan anak adalah prioritas nomor satu, dan vaksinasi adalah kunci untuk menghentikan tragedi ini.

 

[kom/gim/dbs]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *