Kejari Sumenep Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik Pemilu, Status Naik ke Penyidikan

Terbit: 28 Agustus 2025 | 22:27 WIB

SUMENEP, Madura Expose – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep secara intensif mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Penyelidikan atas potensi penyalahgunaan anggaran sebesar Rp1,2 miliar kini telah ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan.

 

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Sumenep, Moch. Indra Subrata, menjelaskan bahwa proses hukum terus berjalan.

“Sekarang statusnya penyidikan, dan kami masih menunggu hasil audit kerugian uang negara dari auditor,” ujar Moch. Indra Subrata saat diwawancarai wartawan di Sumenep, Kamis (28/8/2025).


 

Penyitaan Barang Bukti dan Pemeriksaan Saksi

 

Untuk memperkuat alat bukti, tim penyidik Kejari Sumenep telah melakukan penggeledahan di kantor dan gudang KPU Sumenep di Desa Kebunagung, Kecamatan Kota, pada akhir Juli 2025. Dari operasi tersebut, sejumlah dokumen penting yang berkaitan dengan pengadaan logistik Pemilu 2024 telah disita dan ditetapkan sebagai barang bukti.

 

 

Selain itu, Korps Adhyaksa juga telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Para saksi ini mencakup berbagai pihak, mulai dari pekerja yang terlibat dalam pengadaan logistik hingga pejabat di KPU Sumenep.

 

 

Moch. Indra Subrata menegaskan bahwa penentuan tersangka akan dilakukan setelah hasil audit kerugian negara diterima. “Belum keluar, kami masih menunggu,” pungkasnya, menunjukkan bahwa penetapan status hukum terhadap individu yang bertanggung jawab akan dilakukan berdasarkan alat bukti yang valid dan hasil perhitungan kerugian negara yang telah diaudit.

 

[ahi/dbs/gim/fer]

HotExpose:  Anomali Regulasi di Tapakerbau: Hegemoni Modal vs Kedaulatan Ekologi

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Anomali Regulasi di Tapakerbau: Hegemoni Modal vs Kedaulatan Ekologi

Terbit: 16 April 2026 | 19:20 WIB SUMENEP – Eskalasi konflik agraria di pesisir Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, kini memasuki fase krusial yang menguji integritas penegakan hukum di Jawa…

Jurus Fajar ‘Kepung’ Ekonomi Rakyat

Terbit: 16 April 2026 | 12:00 WIB SUMENEP – Akselerasi ekonomi syariah di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar secara progresif mendorong inklusi keuangan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *