maduraexpose.com

 


Kepastian HukumSUMENEP EXPOSE

Kejari Sumenep Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik Pemilu, Status Naik ke Penyidikan

331
×

Kejari Sumenep Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik Pemilu, Status Naik ke Penyidikan

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

Keterangan Foto: Perakitan Kotak Suara Pemilu 2024: Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, merakit kotak suara untuk Pemilu 2024. Dalam proses yang dimulai sejak Rabu (3/1/2024) , KPU menemukan 14 kotak suara dalam kondisi rusak. [dok. Istimewa]

SUMENEP, Madura Expose – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep secara intensif mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Penyelidikan atas potensi penyalahgunaan anggaran sebesar Rp1,2 miliar kini telah ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan.

 


 

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Sumenep, Moch. Indra Subrata, menjelaskan bahwa proses hukum terus berjalan.

“Sekarang statusnya penyidikan, dan kami masih menunggu hasil audit kerugian uang negara dari auditor,” ujar Moch. Indra Subrata saat diwawancarai wartawan di Sumenep, Kamis (28/8/2025).


 

Penyitaan Barang Bukti dan Pemeriksaan Saksi

 

Untuk memperkuat alat bukti, tim penyidik Kejari Sumenep telah melakukan penggeledahan di kantor dan gudang KPU Sumenep di Desa Kebunagung, Kecamatan Kota, pada akhir Juli 2025. Dari operasi tersebut, sejumlah dokumen penting yang berkaitan dengan pengadaan logistik Pemilu 2024 telah disita dan ditetapkan sebagai barang bukti.

 

 

Selain itu, Korps Adhyaksa juga telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Para saksi ini mencakup berbagai pihak, mulai dari pekerja yang terlibat dalam pengadaan logistik hingga pejabat di KPU Sumenep.

 

 

Moch. Indra Subrata menegaskan bahwa penentuan tersangka akan dilakukan setelah hasil audit kerugian negara diterima. “Belum keluar, kami masih menunggu,” pungkasnya, menunjukkan bahwa penetapan status hukum terhadap individu yang bertanggung jawab akan dilakukan berdasarkan alat bukti yang valid dan hasil perhitungan kerugian negara yang telah diaudit.

 

[ahi/dbs/gim/fer]

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


---Exposiana----

---***---