Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2025 Resmi Jadi Milik Nusantara!

Terbit: 19 Oktober 2025 | 00:08 WIB

SUMENEP – Denyut nadi kebudayaan Madura kembali berdetak kencang! Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2025 resmi dibuka, ditandai dengan pelepasan grup pertama, Angin Ribut dari Kecamatan Pasongsongan, pada Sabtu malam (18/10/2025).

 

 

Pelepasan parade budaya yang sarat makna ini dilakukan secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Ikhsan, di Simpang Empat Jalan HP Kusuma, disaksikan oleh ribuan pasang mata yang memadati sepanjang rute.

 

 

Dengan ritme kentongan yang bergemuruh dan semangat yang membara, Angin Ribut mengawali pawai menuju garis finis yang bersejarah, tepat di depan Masjid Jamik Sumenep, menandai dimulainya pesta seni terbesar di Kota Keris.

 

Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Pelestarian Budaya Nasional

 

Dalam sambutannya, Moh. Ikhsan menyampaikan apresiasi mendalam kepada 38 grup peserta yang hadir dari Sumenep, Pamekasan, hingga Sampang. Kehadiran mereka menegaskan musik tong-tong sebagai simbol kebanggaan dan persatuan masyarakat Madura.

 

 

“Festival ini bukan sekadar hiburan musiman. Ini adalah wujud nyata pelestarian budaya lokal yang sarat nilai sejarah, kebersamaan, dan identitas Madura yang unik,” tegas Ikhsan.

 

 

Ia juga menyampaikan kabar gembira yang meningkatkan status budaya lokal ini ke panggung nasional. Festival Musik Tong-Tong tahun ini telah mendapat pengakuan dengan ditetapkannya sebagai salah satu event resmi dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

 

 

Penetapan ini menjadi bukti bahwa gema kentongan Madura kini diakui sebagai kekayaan tak ternilai bagi Indonesia.

 

Malam Penuh Semangat dan Kreasi

 

Sejak sore, antusiasme warga tak terbendung. Ribuan penonton memadati ruas-ruas jalan untuk menyaksikan parade kreasi ritme kentongan, busana khas Madura yang penuh warna, dan koreografi unik para peserta. Sorak sorai dan tepuk tangan penonton menambah semarak suasana, menjadikan malam di pusat kota Sumenep sebagai perayaan budaya yang hidup dan mempesona.

 

 

Dengan dilepasnya Angin Ribut Pasongsongan, Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2025 telah resmi dimulai. Ini adalah momentum bagi seluruh masyarakat Madura untuk merayakan warisan leluhur, sekaligus menunjukkan kepada Nusantara dan dunia bahwa budaya tradisional masih gagah dan relevan di era modern.

 

Mari jadikan festival ini sebagai inspirasi untuk terus menjaga dan memajukan khazanah budaya bangsa!

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

RAHASIA TANEROS

Terbit: 29 Maret 2026 | 18:17 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Di balik deburan ombak Pesisir Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, tersimpan sebuah rahasia geografis yang jarang disadari publik. Pantai Taneros (atau…

Memoles Tuah Janur di Pantai Lombang

Terbit: 27 Maret 2026 | 21:28 WIB SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam mentransformasi tradisi lokal menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah. Melalui penyelenggaraan Festival Ketupat 2026 di Pantai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *