Jenderal Tito Karnavian saat diambil sumpah sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta (Antara)

MADURAEXPOSE.COM—Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, mengingatkan Kapolri Jendral Tito Karnavian untuk tidak bicara sembarangan terkait rencananya menjerat Fahri dengan pasal makar. Fahri menyayangkan Tito berbicara tanpa dasar dan seolah-olah bekerja berdasarkan kekuasaan.

”Saya hanya mengingatkan kepada Tito untuk tidak berbicara sembarangan. Dia jenderal baru dan saya juga salah satu yang urus dia untuk menjadi Kapolri. Tolong jaga diri baik-baik,” kata Fahri kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (8/11).

Ia meminta Tito untuk tidak bekerja dengan bergantung pada kekuasaan, sebab kekuasaan bisa jatuh. Sementara hukum akan bertahan selamanya. Fahri menegaskan, anggota DPR memiliki hak imunitas dan tidak boleh dipidana dalam menjalankan tugasnya.

Fahri mengimbau, aparat hukum harus lebih banyak berkonsultasi kepada pakar hukum tata negara. Sebab, ia menyesalkan aparat hukum yang dikendalikan dan diarahkan oleh politisi, termasuk oleh presiden. ”Kita negara rechststaat atau negara hukum. Bukan negara machtstaat atau negara kekuasaan,” katanya.

[ROL]

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM