Dualisme Partai, Golkar Sumenep ‘Nekad’ Jaring Cabup-Cawabup

0
1088
Kisruh Partai Golkar (Doc.Joko Luwarso/HanTer)

Sumenep, MaduraExpose.com- Sejumlah Dewan Pembina Daerah Partai Golkar di tanah air mengaku belum bisa berbuat banyak terkait keikutsertaan partai berlambang pohon beringin itu dalam Pilkada mendatang.

Pasalnya, hingga saat ini konflik dualisme di DPP Golkar masih berlanjut pasca keluarnya putusan sela di PTUN yang berisi penundaan pemberlakukan keputusan Menteri Hukum dan HAM terkait pengesahan kepengurusan Golkar versi munas Jakarta.

Sementara pengurus DPD Partai Golkar Sumenep, Madura, Jawa Timur justru merasa tidak terganggu dengan situasi politik yang memanas ditingkat elit.

Imam Hakim, Sekretaris DPD Golkar Sumenep ketika dikonfirmasi MaduraExpose.com menganggap tak ada masalah dalam proses penjaringan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) untuk Pilkada Sumenep priode 2015-2020.

“Kami tidak terganggu dan tetap konsentrasi dalam proses penjaringan cabup dan cawabup. Malah kami menganggap tak ada konflik ditubuh Golkar”, ujar Imam Hakim kepada MaduraExpose.com.

Imam mengklaim, pengurus Golkar di daerah sudah terbiasa menjalankan proses persiapan Pilkada, termasuk mempersiapkan kader-kadernya yang berkeinginan untuk maju dalam kontestasi politik Pemilu Kepala Daerah.

“Bahkan DPD sudah membangun komunikasi politik dalam rangka merampungkan koalisinya yang sepaham dengan Golkar”, lanjutnya.

Pihaknya juga membeberkan sudah ada dua calon kandidat yang secara resmi mendaftar melalui DPD Partai Golkar Sumenep.

(M2D/FER)