Dua Petinggi AKD Ini, siap Berebut Kursi DPRD Dari Dapil 3 Sumenep

Terbit: 22 November 2018 | 22:06 WIB

Madura Expose. Dua mantan pengurus Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Sumenep siap bertarung dalam kontestasi politik pemilihan umumAnggota Dewan Perwakilan Rakyat atau Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

Mereka adalah HM.Hasan Abd Hamid, pernah menjabat Kepala Desa Karangsokon, Kecamatan Guluk-Guluk dan pernah menjadi plt. Ketua AKD Kabupaten menggantikan H. Parki Ketua Definitif yang meninggal dunia. kakak ipar H. Kamil Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan ini banyak berkecimpung diranah politik sejak beberapa tahun sebelumnya. Hingga jabatan Kades Karangsokon diserahkan kepada istrinya yang memenangkan Pilkades beberapa tahun lalu.

HM Hasan

HM.Hasan Abd Hamid selama ini dikenal dekat dengan MH Said Abdullah, Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP asal Sumenep. Namun dalam pertarungan Pileg 2019 mendatang, HM Hasan mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Sumenep melalui Paetai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Saya baru tahun ini mendaftar diri sebagai Caleg.Dari dulu tidak pernah, karena memang tidak terlibat langsung dalam politik praktis,” demikian HM.Hasan Abd Hamid, saat dikonfirmasi Madura Expose beberapa waktu lalu.

Sementara Hawasit yang saat ini menjadi Caleg DPRD Sumenep dari Partai Gerindra, merupakan Kades Pordapor dan menjabat sebagai Ketua AKD Kecamatan Guluk-Guluk,Sumenep,Madura,Jawa Timur.

Sempat tersiar kabar, jika Hawasit tidak serius dan mengurungkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Sumenep melalui Partai Gerindra. Namun dari hasil konfirmasi, yang bersangkutan membantah rumor tersebut.

“Kata siapa gagal Mas. Nggak kok, saya tetap maju sebagai Caleg Gerindra kok. Mohon do’a restunya, ” ungkapnya saat berbincang dengan Madura Expose di salah satu swalayan terkenal di Kecamatan Ganding, baru-baru ini.

Hawasit

Pencalegan Hawasit ini dinilai jauh lebih berat dari HM Hasan dari PKB.Pasalnya dari Dapil yang sama dan partai yang sama, mantan Kades Pordapor itu akan berhadapan dengan Caleg incumbent Partai Gerindra, Yakni Nyai Zulfa, anggota DPRD Sumenep asal Desa Guluk-Guluk.

“ibarat pendekat, kekuatan incumben tak bisa diremehkan karena punya pengalaman dan basis pendukung yang sudah teruji, ” demikian Tedy Muhtadi, Pengamat Politik dari GPMD Forum kepada Madura Expose, Kamis malam melalui telpon genggamnya. (Ferry Arbania)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *