maduraexpose.com

 

Parlemen Sumenep

Dituding Beri Harapan Palsu Proyek Tablet Rp 500 Juta, Sekwan DPRD Sumenep Membantah

619
×

Dituding Beri Harapan Palsu Proyek Tablet Rp 500 Juta, Sekwan DPRD Sumenep Membantah

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

Sekwan DPRD Sumenep, Yanuar Yudha Bachtiar, S.Pi. M.Si. [dok. Istimewa]

SUMENEP – Rencana pengadaan tablet Samsung Galaxy Tab S7 FE 5G di lingkungan Sekretariat DPRD Sumenep dengan pagu anggaran Rp 500 juta menuai polemik. Seorang penyedia asal Sidoarjo mengaku merasa “digantung” dan dirugikan oleh janji yang diduga datang dari pihak Sekretaris DPRD Sumenep, Yanuar Yudha Bachtiar.

 

 

Penyedia yang tak ingin disebutkan namanya itu menuturkan, komunikasi awal terkait proyek pengadaan ini sangat intens dan meyakinkan. Namun, seiring berjalannya waktu, tidak ada kepastian yang didapat, membuatnya merasa diberikan harapan palsu atau PHP (Pemberi Harapan Palsu).

 

 

“Komunikasi awal sangat intens, bahkan terdengar meyakinkan. Tapi makin ke sini, tidak ada kepastian sama sekali,” ungkap sumber tersebut, Jumat (3/10/2025).

 

 

Lebih lanjut, ia mengklaim telah mengeluarkan biaya hingga ratusan juta rupiah untuk memfasilitasi kebutuhan Yudha dan rekan-rekannya selama kunjungan ke Surabaya, sebagai upaya menjaga hubungan baik. “Bukan sekali dua kali, biayanya sudah ratusan juta,” tuturnya penuh kekecewaan.

 

Setelah pengorbanan finansial tersebut, proyek yang diharapkan tak kunjung jelas. Pesan WhatsApp diabaikan, dan upaya untuk menemui Yudha di Sumenep pun gagal. Ia pun berharap agar pihak Sekretariat DPRD Sumenep bisa menyampaikan pembatalan proyek secara terbuka jika memang tidak ada realisasi.

 

Bantahan Keras Sekwan DPRD Sumenep

 

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPRD Sumenep, Yanuar Yudha Bachtiar, membenarkan adanya rencana pengadaan tablet tersebut. Namun, ia dengan tegas membantah kabar bahwa dirinya pernah menjanjikan proyek itu kepada penyedia mana pun.

 

“Iya memang ada pengadaan tab, tapi saya tidak janji ke penyedia manapun,” kata Yudha.

 

Yudha juga membantah keras tudingan yang menyebut dirinya memanfaatkan penyedia untuk kepentingan pribadi atau menanggung biaya hingga ratusan juta rupiah. “Itu tidak benar. Sampaikan ke saya siapa orangnya, nanti akan saya tanyakan langsung,” tegasnya.

 

 

Polemik ini menambah sorotan terhadap proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Sekretariat DPRD Sumenep, yang melibatkan anggaran publik senilai setengah miliar rupiah.

 

 

[aha/dbs/gim/tim]

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


AURA WISATA

Views: 56 Sorotan Kritis Warga Dapil V: Setelah Bertahun-Tahun, Pantai Wisata Kebanggaan Masih Terjebak Stagnasi! A. Pengantar: Kritik Abadi dari Bumi Cemara Udang Pantai Lombang di Kecamatan Batang-batang, Sumenep, Madura,…

---Exposiana----