
Reporter: Luthfiadi
MADURAEXPOSE.COM–akibat pemasangan kabel utama listrik PLN yang diduga asal-asalan,memicu sebuah potensi membahayakan,Hal tersebut dilaporkan salah satu warga dsn. Asampitu,ds. Pademawu,Kec.pademawu Kab. Pamekasan. Rabu (01/02/17)
Melihat pekarangan rumah atau pepohonan yang mulai lebat dan ditakuti akan berdampak bahaya pada perumahan warga,karena kondisi saat ini yang mempunyai foltase angin yang sangat besar,Salah satu warga setempat menebang ranting-ranting pohon yang sudah lebat dan dan memotong pohon yang dinilai sudah rapuh.
Namun dalam kegiatan tersebut membuat warga setempat ketakutan karena jalur kabel listrik yang bergelantungan rendah menerobos pekarangan,karena jalur utama yang mereka tau mempunyai kekuatan listrik yang sangat besar,secara perlahan dan dengan hati-hati dalam melakukan penebangan,tapi hasilnya tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan,kabel tersebut putus dan menyebabkan mati lampu.
Adezta selaku warga sekitar sebagai penjaga pekarangan merasa kecewa dan keberatan atas kejadian tersebut yang dinilai merugikan orang lain atau konsumen.
” Pemasangan kabel yg asal-asalan dan sembarangan atau seenaknya, trutama jalur yang dilewati kabel itu . “Bhes-nrabhes pakarangnah oreng” (Bahasa Madura ) saya sebagai penjaga pekarangan merasa terganggu dan keberatan dengan adanya kabel listrik PLN yg seenaknya bergelantungan rendah & sembarangan di antara rerantingan pepohonan besar dlm pekarangan tempat tinggal saya . Saya rasa hal itu sangat berpotensi membahayakan” tegasnya
Asisten manager PLN area Pamekasan (Hudono) menyatakan pihaknya sudah bekerja dengan baik.
“Petugas sdh kelokasi untuk melakukan perbaikan,dan tidak ada cerita kalau petugas PLN Memasang kabel itu asal-asalan, yang jelas pada waktu awal penarikan kabel dari tiang ke tiang pasti PLN minta persyaratan kepada pelanggan,untuk memotong pohon atau ranting dulu”, pungkasnya. [lut/fer]


![Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose] Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775578413/aksi-demo-bem-pamekasan-kantor-pemkab-2026_aj42kb.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
