
[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sumenep (Maduraexpose.com)–Setelah beberapa hari tak terdengar reaksi apapun dari Dulsiam Sekretaris DPC PKB Sumenep yang sempat perang dingin dengan salah satu Advokat PERADI MADURA RAYA soal postingan facebook yang diduga memebawa-bawa nama FPKB, akhirnya terjawab meski terkesan kurang memuaskan.
Belakangan ini, tak mudah bagi awak media untuk mengkonfirmasi terkait isu video mesum ke anggota DPRD Suemnep. Mayoritas “ogah” memberikan komentar, termasuk ketua Fraksi PKB DPRD yang juga enggan berkomentar. Beruntung voice note yang dikirim media ini ke Sekretaris DPC PKB DPRD Sumenep.
Kemarin, media ini sempat menelpon namun tak tersambung, lalu mencoba konfirmasi lewat voice note terkait ancaman somasi yang mendapat tantangan balik dari Syaiful Bahri, salah satu Advokat PERADI MADURA RAYA.
“Ya lek, nunggu hasil BK lek.”
Diberitakan sebelumnya, kisruh soal dugaan video mesum mirip anggota DPRD Sumenep terus mendapat kecaman dari berbagai pihak dan mendesak pengungkapan isu tersebut secara terang benderang dan pelakunya segera dipanggil dan “diadili” oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep demi menjaga marwah para wakil rakyat.
Belakangan, persoalan video mesum ini melebar kedunia media sosial, buntut dari postingan netizen yang diduga mengkaitkan FPKB. Hal inilah yang membuat Sekretaris DPC PKB Sumenep Dul Siam angkat bicara di salah satu media dan mengancam Netizen yang mengunggah hal tersebut. Salah satu pemilik akun media sosial facebook yang diancam somasi itu diketahui bernama Ipungnga Marsuk yang terkonfirmasi milik seorang Advokat PERADI Syaiful Bahri,SH.
Bukannya takut, justru Syaiful Bahri balik menantang Dul Siam Sekretaris DPC PKB Sumenep yang hendam ‘mensomasinya’.
“Terkait berita viral vidio mesum mirip anggota dewan, jika Bpk Dulsiam menempuh langkah hukum itu adalah langkah yang benar. Kita tunggu saja semoga bukan gertak sambal karena Dewan itu wakil Rakyat tentunya terhormat, Jika butuh pendampingan hukum sayapun siap mendampinya gratis,” terang Syaiful Bahri kepada Maduraexpose.com,, Rabu 1 Sepetember 2021.
Senada dengan Syaiful Bahri, Rausi Samorano,SH yang merupakan petinggi PERADI Madura Raya, justru meragukan nyali dari sosok Dul Siam. Bahkan Advokat yang juga mantan wartawan ini meminta politisi asal Pulau Sapeken tersebut agar melakukan introspeksi diri, bukan justru sebaliknya mengumbar ancaman.
Rausi menilai, sejauh ini, terlalu banyak kasus yang menyasar kepada tokoh PKB Sumenep, yang salah satunya isu video mesum dan kasus dugaan penipuan PNS.
“Ini kan sudah beberapa kali internal PKB diterpa isu tak sedap itu. Ada juga kasus dugaan penipuan CPNS, dugaan Vedio mesum yang diberitakan dan mungkin juga ada yg tidak terberitakan. Seharusnya (Politisi PKB Sumenep,Red) introspeksi dan perbaikan internal, bukan malah “nyerang” pihak lain, eman PKB nya.
Apa perlu kita bantu untuk ungkap semuanyaa?” demikian Rausi Samorano balik menantang Dul Siam. (*)
Diberitakan media sebelumnya, Sekretaris DPC PKB Dulsiam mengancam netizen,yang salah satunya meyeret akun facebook “Ipungnga Marsuk” seperti diberitakan media daring.
“Ketika harus menyebut fulgar anggota Fraksi PKB. Kami Fraksi PKB merasa keberatan karena sudah mencoreng citra partai,” terang Dul Siam dalam menanggapi postingan sejumlah netizen di beranda facebook, Selasa (31/8) via WhatsApp kepada koresponden kempalan.

Dul Siam dalam tayangan pemberitaan tersebut juga menyampaikan langkah-langkah untuk menyikapi postingan di media sosial yang disebut telah menyeret-nyeret nama anggota Fraksi PKB DPRD Sumenep.
“Karena ini sudah mencoreng citra partai, kami akan segera melakukan langkah-langkah. Seperti somasi dan klarifikasi,” ujar Dulsiam Sekretaris DPC PKB seperti melansir media setempat.
Editor: Ferry Arbania[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
