MaduraExpose.com- Dari Bulan Juli tahun 2014 sampai April 2015 Polres Sampang dalam hal ini Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) dalam rangka mewujudkan kamseltibcar dan kondusifitas kamtibmas,‎ telah melakukan beberapa kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas baik secara statisioner maupun hunting guna menciptakan ketertiban berlalu lintas dengan menindak segala pelanggaran lalu lintas serta menekan beredarnya kendaraan bermotor hasil curanmor.
Selama kegiatan itu, ratusan kendaraan yang berhasil ditindak itu menyisakan 23 kendaraan bermotor yang belum di urus oleh pemiliknya baik melalui sidang tilang di pengadilan ataupun datang ke Polres Sampang.
Kasat Lantas Polres Sampang AKP Aditia Kusuma menjelaskan, Karena selama 10 bulan kendaraan itu tidak di urus oleh pemiliknya. Berdasarkan kecurigaan itu maka pihak lalu lintas melakukan pengecekan nomer rangka dan mesin, dari 23 kendaraan tersebut.
Hasil dari pengecekan tersebut, 4 unit berhasil diidentifikasi sisanya 19 masih dalam proses identifikasi, karena nopol, nomer mesin dan noimer rangka tidak cocok.
“Adapun 4 unit‎ kendaraan yang sudah di Identifikasi yakni, Sepeda motor yamaha nopol L 5188 TY,‎ Honda nopol M 2237 AZ‎, Susuki nopol L 4073 T‎ dan Kaisar kendaraan dinas Pemkab M 2123 NP,” Tegasnya di temui diruangannya, Rabu 20/5/15.
Adapun tiga yang di sebut pertama petugas samsat status blokir alamat tidak jelas, intinya petugas samsat tidak menemukan orang yang ada pada alamat tersebut.‎ Satu di sebut terahir, Samsat mengatakan kendaraan tersebut rusak dan tidak layak jalan, menurut Petugas Samsat ada pemohonan dari Pemkab setempat.
Sementara 19 kendaraan, berbeda dengan nomer rangka, mesin dan nopol, menurut Aditia kendaraan tersebut menggunakan nopol kendaraan lain yang lengkap surat-suratnya.
Selain itu, selama Bulan Januari sampai April, Satlantas Polres Sampang berhasil menindak
3.129 dengan bentuk tilang, namun sebagian diantara tilang ada kendaraan yang di amankan.
(ron/yd/fer)
MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM