
Terbit: 23 Mei 2015 | 03:01 WIB
MaduraExpose.com- Dari Bulan Juli tahun 2014 sampai April 2015 Polres Sampang dalam hal ini Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) dalam rangka mewujudkan kamseltibcar dan kondusifitas kamtibmas,‎ telah melakukan beberapa kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas baik secara statisioner maupun hunting guna menciptakan ketertiban berlalu lintas dengan menindak segala pelanggaran lalu lintas serta menekan beredarnya kendaraan bermotor hasil curanmor.
Selama kegiatan itu, ratusan kendaraan yang berhasil ditindak itu menyisakan 23 kendaraan bermotor yang belum di urus oleh pemiliknya baik melalui sidang tilang di pengadilan ataupun datang ke Polres Sampang.
Kasat Lantas Polres Sampang AKP Aditia Kusuma menjelaskan, Karena selama 10 bulan kendaraan itu tidak di urus oleh pemiliknya. Berdasarkan kecurigaan itu maka pihak lalu lintas melakukan pengecekan nomer rangka dan mesin, dari 23 kendaraan tersebut.
Hasil dari pengecekan tersebut, 4 unit berhasil diidentifikasi sisanya 19 masih dalam proses identifikasi, karena nopol, nomer mesin dan noimer rangka tidak cocok.
“Adapun 4 unit‎ kendaraan yang sudah di Identifikasi yakni, Sepeda motor yamaha nopol L 5188 TY,‎ Honda nopol M 2237 AZ‎, Susuki nopol L 4073 T‎ dan Kaisar kendaraan dinas Pemkab M 2123 NP,” Tegasnya di temui diruangannya, Rabu 20/5/15.
Adapun tiga yang di sebut pertama petugas samsat status blokir alamat tidak jelas, intinya petugas samsat tidak menemukan orang yang ada pada alamat tersebut.‎ Satu di sebut terahir, Samsat mengatakan kendaraan tersebut rusak dan tidak layak jalan, menurut Petugas Samsat ada pemohonan dari Pemkab setempat.
Sementara 19 kendaraan, berbeda dengan nomer rangka, mesin dan nopol, menurut Aditia kendaraan tersebut menggunakan nopol kendaraan lain yang lengkap surat-suratnya.
Selain itu, selama Bulan Januari sampai April, Satlantas Polres Sampang berhasil menindak
3.129 dengan bentuk tilang, namun sebagian diantara tilang ada kendaraan yang di amankan.
(ron/yd/fer)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)