
SUMENEP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan nasib guru honorer. Sebanyak 476 guru honorer yang sebelumnya tidak masuk dalam daftar usulan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, kini akan kembali diusulkan. Langkah ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Bupati, Sekretaris Daerah, dan OPD terkait.
Solusi untuk Ratusan Guru Honorer
Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra, menyatakan bahwa pengusulan kembali ini merupakan solusi yang dicari bersama untuk memberikan kesempatan kepada para guru honorer. “Alhamdulillah kita kemarin ke Pak Bupati, kita cari solusi. Biar teman-teman ini bisa mengikuti paruh waktu karena mereka menginginkan NIP katanya,” ungkap Agus, Jumat (26/09/2025).
Menurut Agus, meskipun secara data di Dapodik kebutuhan guru di Sumenep sudah terpenuhi, Pemkab merasa bertanggung jawab untuk mencari jalan keluar. Kebijakan ini diambil meski Surat Keputusan (SK) honorer mereka dikeluarkan oleh kepala sekolah, bukan oleh Pemkab.
Penundaan Penutupan Sekolah demi Peluang Guru
Sebagai bagian dari upaya ini, rencana penutupan sejumlah sekolah dengan jumlah murid minim untuk sementara waktu ditunda. Keputusan ini diambil agar para guru honorer yang belum masuk daftar usulan tetap memiliki peluang. “Kita mau penutup sekolah. Rencana itu kita izin ke Pak Bupati, tapi kalau ditutup, peluang mereka tidak ada. Akhirnya ya untuk sementara waktu ditunda dulu,” jelas Agus.
Dengan penundaan ini, para guru honorer diharapkan tetap memiliki kesempatan untuk diakomodasi. Namun, Agus mengingatkan bahwa tidak semua formasi tambahan dapat diarahkan ke posisi guru, mengingat data kebutuhan yang sudah terpenuhi. “Kalau untuk kebutuhan guru, insya Allah tidak bisa masuk ke guru semua. Tapi sebagian besar yang kita usulkan kemarin nanti akan diarahkan ke teknis,” pungkasnya.
Pemkab Sumenep berharap kebijakan ini dapat memberikan kesempatan dan kepastian bagi para guru honorer, meskipun penempatan mereka nantinya tidak seluruhnya berada di bidang pendidikan.

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)