
MADURAEXPOSE.COM– Dibawah pimpinan Herman Dali Kusuma, DPRD sumenep justru mendapat rapor merah dari kalangan aktivis Mahasiswa yang tergabung dalan Forum Pembela Rakyat Sumenep (FPRS).
Pemberian rapor merah itu disaksikan langsung Ketua DPRD Sumenep yang ditulis mahasiswa pengunjuk rasa dalam sebuah poster berwarna merah, Selasa (25/7/2017).
Aktivis FPRS menilai kinerja DPRD Sumenep tidak becus alias amburadul bahkan cenderung ke profit oriented.
“Ya itu dia, kinerjanya terkesan berbasis profit oriented. Satu materi dibahas, habis itu jalan-jalan. Harusnya memberi dampak positif kepada rakyat”, papar Khomaidi, Korlap Aksi FPRS di depan Gedung DPRD sumenep, Madura.
Pemberian rapor merah terhadap kinerja DPRD sumenep,lanjut Khumaidi, terkait juga dengan lambannya pembahasan KUA-PPAS dan sederet persoalan lain yang kerap dikeluhkan banyak pihak.
“Rapor merah ini kami bawa dan akan diberikan kepada Pimpinan DPRD Sumenep,”tandasnya sambil menyerahkan rapor tersebut kepada Herman Dali Kusuma, Ketua DPRD Sumenep.
Usai menerima rapor merah, dengan wajah seperti terbakar, Herman Dali berdalih sudah bekerja mamaksil.
“Selama ini kami berupaya kerja semaksimal mungkin,” celetuknya sambil disoraki mahasiswa pengunjuk rasa.
*** (Ferry)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)