Dipimpin Herman Dali, DPRD sumenep Dapat Rapor Merah

Terbit: 25 Juli 2017 | 11:35 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Dibawah pimpinan Herman Dali Kusuma, DPRD sumenep justru mendapat rapor merah dari kalangan aktivis Mahasiswa yang tergabung dalan Forum Pembela Rakyat Sumenep (FPRS).

Pemberian rapor merah itu disaksikan langsung Ketua DPRD Sumenep yang ditulis mahasiswa pengunjuk rasa dalam sebuah poster berwarna merah, Selasa (25/7/2017).

Aktivis FPRS menilai kinerja DPRD Sumenep tidak becus alias amburadul bahkan cenderung ke profit oriented.

“Ya itu dia, kinerjanya terkesan berbasis profit oriented. Satu materi dibahas, habis itu jalan-jalan. Harusnya memberi dampak positif kepada rakyat”, papar Khomaidi, Korlap Aksi FPRS di depan Gedung DPRD sumenep, Madura.

Pemberian rapor merah terhadap kinerja DPRD sumenep,lanjut Khumaidi, terkait juga dengan lambannya pembahasan KUA-PPAS dan sederet persoalan lain yang kerap dikeluhkan banyak pihak.

“Rapor merah ini kami bawa dan akan diberikan kepada Pimpinan DPRD Sumenep,”tandasnya sambil menyerahkan rapor tersebut kepada Herman Dali Kusuma, Ketua DPRD Sumenep.

Usai menerima rapor merah, dengan wajah seperti terbakar, Herman Dali berdalih sudah bekerja mamaksil.

“Selama ini kami berupaya kerja semaksimal mungkin,” celetuknya sambil disoraki mahasiswa pengunjuk rasa.
*** (Ferry)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *