Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– Dibawah pimpinan Herman Dali Kusuma, DPRD sumenep justru mendapat rapor merah dari kalangan aktivis Mahasiswa yang tergabung dalan Forum Pembela Rakyat Sumenep (FPRS).

Pemberian rapor merah itu disaksikan langsung Ketua DPRD Sumenep yang ditulis mahasiswa pengunjuk rasa dalam sebuah poster berwarna merah, Selasa (25/7/2017).

Aktivis FPRS menilai kinerja DPRD Sumenep tidak becus alias amburadul bahkan cenderung ke profit oriented.

“Ya itu dia, kinerjanya terkesan berbasis profit oriented. Satu materi dibahas, habis itu jalan-jalan. Harusnya memberi dampak positif kepada rakyat”, papar Khomaidi, Korlap Aksi FPRS di depan Gedung DPRD sumenep, Madura.

Pemberian rapor merah terhadap kinerja DPRD sumenep,lanjut Khumaidi, terkait juga dengan lambannya pembahasan KUA-PPAS dan sederet persoalan lain yang kerap dikeluhkan banyak pihak.

“Rapor merah ini kami bawa dan akan diberikan kepada Pimpinan DPRD Sumenep,”tandasnya sambil menyerahkan rapor tersebut kepada Herman Dali Kusuma, Ketua DPRD Sumenep.

Usai menerima rapor merah, dengan wajah seperti terbakar, Herman Dali berdalih sudah bekerja mamaksil.

“Selama ini kami berupaya kerja semaksimal mungkin,” celetuknya sambil disoraki mahasiswa pengunjuk rasa.
*** (Ferry)

HotNews:  Mahfud MD Dinilai Sudah Berulangkali Membuat Gaduh