
SUMENEP – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep memperkuat langkah digitalisasi dokumen daerah melalui kolaborasi strategis dengan Forum Komunitas Masyarakat Sadar Arsip (FKMSA) Universitas Wiraraja (UNIJA). Kerja sama ini menandai fase baru dalam penyelamatan aset informasi khasanah daerah berbasis keterbukaan informasi publik.
Kunjungan FKMSA UNIJA pada Senin (12/1/2026) diterima langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan, Penyelamatan, dan Autentikasi Arsip, Roni Agus Rijanto, SE., M.Si, mewakili Kepala Dinas. Pertemuan ini menjadi krusial di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep memperbaiki tata kelola administrasi di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Mengikis Ego Sektoral: Arsip sebagai Tulang Punggung Kinerja
Roni Agus Rijanto menegaskan bahwa arsip bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan instrumen strategis dalam pengambilan keputusan dan pelayanan publik. Namun, ia memberikan catatan tajam bahwa hingga kini masih terdapat OPD yang belum optimal dalam melakukan penataan arsip sesuai standar prosedur operasional (SOP) kearsipan.
“Arsip merupakan bagian penting dalam menunjang kinerja pemerintahan daerah. Penataan harus dilakukan secara tertib, sistematis, dan berkelanjutan,” tegas Roni. Hal ini sejalan dengan mandat UU Nomor 43 Tahun 2009, di mana penyelenggaraan kearsipan adalah tanggung jawab kolektif antara birokrasi dan masyarakat.
Target Digitalisasi: 200 Berkas Masuk Jaringan Nasional (JIKN)
Program magang kearsipan yang dilakukan FKMSA UNIJA selama satu bulan ke depan memiliki misi teknis yang spesifik: Input data arsip bernilai guna tinggi. Sebagai Lembaga Kearsipan Daerah (LKD), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep mematok target ambisius namun terukur.
Target Output: Minimal 200 berkas arsip terverifikasi.
Sistem Input: Simpul Informasi Kearsipan Nasional (SIKN).
Akses Publik: Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) melalui laman www.jikn.go.id.
Langkah ini dipandang sebagai bentuk nyata transparansi pemerintahan. Dengan mengunggah arsip ke JIKN, masyarakat Sumenep maupun peneliti nasional dapat mengakses memori kolektif daerah secara daring tanpa hambatan birokrasi.
Edukasi dan Literasi Kearsipan
Koordinator FKMSA, Kholisin, SE, menyampaikan bahwa pelibatan mahasiswa dalam ekosistem kearsipan daerah akan memberikan pemahaman mendalam mengenai siklus hidup arsip, mulai dari pengolahan hingga penyajian data yang siap dikonsumsi publik melalui sistem digital.
“Kami berharap peserta dapat memahami bagaimana mengembangkan arsip pasca-olah agar dapat disajikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” ujar Kholisin.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi pelecut bagi seluruh OPD di Sumenep untuk segera melakukan audit kearsipan internal, guna memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah terdokumentasi dengan autentik dan akuntabel.

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)