Diduga Depresi Perceraian Orang Tua,Pemuda Banjar Barat Sumenep Gantung Diri

Terbit: 28 Agustus 2020 | 18:23 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)–Seorang pemuda 16 tahun ditemukan gantung diri usai minta makan dirumah pamannya yang bersebelahan dengan rumah korban di Dusun Laok Lorong, RT/RW 002/001, Ds. Banjar Barat, Kec. Gapura, Sumenep,Madura,Jawa Timur.

Kejadian itu terungkap setelah dilaporkan ke pihak aparat kepolisian oleh Kades Banjar Barat,Mastawi.

informasi kepolisian menyebutkan kejadian nahaa itu bermula pada hari kamis (27/08) sekira pkl 20.30 wib.

“Korban Moh. Halil datang kerumah pamannya yang bernama Asan untuk meminta makan. Belum sempat makan korban pamit untuk pulang sebentar kerumahnya.

Namun ditunggu sampai setengah jam tidak datang untuk makan, pamannya mendatangi rumah korban yang jaraknya berdekatan kurang lebih sekitar 20 meter,” demikian keterangan Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti sambil melanjutkan kronologinya.

“Sesampainya didepan rumah korban, tiba-tiba Asan melihat korban Moh. Halil gantung diri menggunakan tali tampar di kusen pintu kamar tidurnya,” imbuh Widiarti.

Melihat kejadian itu, Asan paman korban langsung berteriak minta tolong sambil bergegas ke dalam rumah menyelamatkan Moh Halil yang gantung diri.

Beberapa menit kemudin datang Durri,tetangga korban yang ikut membantu Asan menurunkan korban Moh. Halil dari jeratan tali gantung.

“Pada saat diturunkan korban masih hidup namun tidak sadarkan diri. Korban dilarikan ke Puskesmas namun nyawanya tak tertolong “, timpalnya.

Hasil pemeriksaan luar oleh team medis Puskesmas Gapura ditemukan bekas luka jeratan di leher korban.

“Korban gantung diri diduga mengalami depresi karena orang tuanya bercerai,” tutupnya. (fer)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *