Kanca Wakaf Merefleksi Pencalonan Achmad Fauzi – Dewi Khalifah

0
96
Ilustrasi/net

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sumenep (Maduraexpose.com)–Sejumlah pemilik warung di Kabupaten Sumenep yang tergabung dalam Warung Aspirasi dan Komunikasi Achmad Fauzi (Wakaf) tak sebatas mendukung pencalonan Achmad Fauzi (AF) sebagai Bupati Sumenep pada Pilkada 9 Desember 2020.

Lebih dari itu, komunitas yang mayoritas diisi oleh pengusaha dari kampung ini berkeyakinan, apabila otoritas kepemimpinan ditangan AF, maka dunia usaha dan pendidikan makin terarah. Lebih-lebih pondok pesantren yang selama ini menjadi basis kekuatan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah.

“Orang cerdas mulai berpikir cerdas bahwa selama ini tidak ada istilah visi misi Wakil Bupati. Tidak bisa kemudian orang menudingkan ketidak puasan kepada Pak Wabup Achmad Fauzi. Beliau hanya sebatas membantu, tapi kinerjanya selama ini lebih dari sekadar membantu dalam pencapaian kepemimpinan Bupati Sumenep.
Dan itu nyata, karena jaringan yang dimiliki Pak Fauzi sangat dekat dengan elit-elit di Jakarta. Jadi sangat mudah memenuhi kebutuhan masyarakat Sumenep secara umum,”demikian disampaikan Fathol Bari Wasik dalam acara “Ngopi Bareng Aktivis WakAF” usai shalat Jum’at di Sumenep, 28 Agustus 2020.

Pihaknya juga menyinggung soal sosok Nia Kurnia Fauzi istri Wabup Achmad Fauzi yang juga memiliki segudang pengalaman dan kapasitas dalam membantu program-program pemberdayaan kaum perempuan dan milenial.

“Karena ada pepatah, dibalik pria hebat itu ada istri hebat dibelakanganya. Bu Nia itu juga pengalaman dan punya kapasitas. Ini penting dalam menetukan arah kebijakan seorang pemimpin. Bisa saling mengisi dan lebih luas dalam menyerap aspirasi masyarakat Sumenep. Apalagi Bu Nia pernah meraih penghargaan Madura Award 2016, dalam kategori Tokoh Terpopuler Bidang Pendidikan.

Sementara itu Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengaku sangat apresiatif terhadap kepedulian Kanca WakAF dalam mengakomodir kepentingan masyarakat yang tinggal di perkampungan.

“Kami apresiasi semangat perjuangan Kanca WakAF dalam membantu tugas-tugas saya dalam mengabdikan diri kepada masyarakat Sumenep. Dijaman digital saat ini, sudah nyaris tak ada bedanya orang kampung dengan kota. Tujuan kita semua sama, Bismillah melayani,” ujarnya saingkat. Editor: Zubaidi Abdillah

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]