
Sumenep, Maduraexpose.com— Ancaman dari aktivis YLBHM untuk datang lagi dengan jumlah massa lebih banyak ke kantor Panwaslih Pilkada Sumenep bukan sekedar gertak sambal, setelah Kamis kemarin menggelar aksi unjuk rasa menuntut panitia pengawas bersikap netral dan tidak memihak ke salah satu pasangan calon.
Hari ini, demonstran datang dengan tuntutan yang lebih keras, meminta Panwaslih tidak sekedar menjadi rayap yang menghabiskan anggaran yang bersumber dari uang negara.
Mereka melampiaskan kekecewaan mereka melalui sejumlah tulisan diatas spanduk dengan yel-yel yang menghujat ketidak jelasan Panwaslih dalam melakukan pengawasan, menyusul banyaknya laporan dugaan pelanggaran sepanjang tahapan proses pilkada berlangsung.
“Jangan Jadi Rayap Penghabis Anggaran” dan “Panwas Mandul”, demikian para demonstran mengibarkan sejumlah spanduk berisi kecaman dan kritik pedas atas kinerja Panwas Pilkada Sumenep, Jum’at (4/12/2015).
Aktivis YLBHM juga menuntut Pimpinan Panwaslih tidak pengecut untuk memberikan tuntutan demonstran yang menginginkan laporan secara tertulis, jika dugaan pelanggaran yang sudah dilaporkan memang benar-benar di proses
“Mana bukti tertulisnya kalau Panwaslih sudah menindak lanjuti laporan pelanggaran salah satu paslon”, tantang Sulaisi Abdurrazak, Korlap aksi sambil mencibir dan buang muka, mengekspresikan ke kecewaan nya terhadap kinerja Panwaslih yang dinilai mandul.
(J88/Fer)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)