Crowdfunding Alumni untuk Pembangunan Annuqayah

Terbit: 25 November 2017 | 17:33 WIB

MADURAEXPOSE.COM–‘Gerakan Dari Alumni untuk Annuqayah’ merupakan suatu gerakan Alumni Annuqayah untuk ikut andil dalam pembangunan Annuqayah. Gerakan ini berbentuk crowdfunding, diaplikasikan lewat medium kaos yang keseluruhan hasil penjualannya dialokasi sebagai donasi untuk Annuqayah (Komplek salaf latee). Gerakan ini diinisasi oleh Alumni Annuqayah yang tergabung dalam Tim Esto; Zian Faradis, M. Anis Alghifari, Mohammad Amirullah dan Akmal Faradise. Tim Esto memobilisasi gerakan crowdfunding ini sebagai wadah alumni untuk berdonasi untuk Annuqayah.

Hari ini perwakilan ‘Gerakan Dari Alumni untuk #Annuqayah’ sowan ke dhalem/kediaman Pengasuh Latee Putra sekaligus untuk menyerahkan donasi. Uang donasi diserahkan langsung kepada K. M. Ainul Yaqin. (Pengasuh Ponpes Latee Putra), yang didampingi KH. Moh. Naqib Hasan (Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah) dan H. Taufiqurrahman (Tim pembangunan komplek Salaf Latee).

Zian Faradis, koordinator data dan marketing Esto menyampaikan bahwa gerakan ini sudah terlaksana sesuai yang diharapkan. “Alhamdulillah, dana yang terkumpul untuk Annuqayah sebesar Rp. 10.000.000 sesuai dengan yang kami targetkan dan sudah kami serahkan kepada pihak Annuqayah. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam gerakan kali ini” ungkapnya.

Harapannya, gerakan serupa bisa terus dilakukan. Crowdfunding menjadi cara yang baik bagi alumni untuk bersama-sama berpartisipasi untuk pondok karena alumni yang tersebar di berbagai daerah bisa terakomodir kepeduliaan lewat satu pintu.

“Mungkin apa yang kami lakukan kecil tapi kami hanya berupaya sebisa mungkin, dengan cara kami, untuk memberi pada Annuqayah, almamater kebanggaan. Namun bagaimanapun ‘Dari Alumni untuk Annuqayah’ adalah bagian kecil dari kemungkinan besar yang bisa alumni berikan untuk Annuqayah” tambah M. Anis Alghifari selaku koordinator gerakan. (***)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *