Korban pencabulan saat membuat laporan di Polres Siantar. Ia mengaku lima kali digituan dalam satu malam di salah satu kamar hotel yang berada di Jalan SM Raja.

MADURAEXPOSE.COM–Seorang pemuda berinisial YN (26), warga Jalan Jawa, Kelurahan Banten, Kecamatan Siantar Barat, harus berurusan dengan kepolisian.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Ia dilaporkan melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, Bunga (16), warga Jalan Parapat, Kecamatan Siantar Marihat.

Peristiwa itu berlangsung pada Minggu (17/10) lalu sekitar pukul 02.00 WIB. Dia (korban) dibawa kabur hari Minggu dini hari.

“Kemudian besok siangnya, dia diantarkan pulang ke rumah oleh pelaku,” ujar Boru Sinaga, salah seorang keluarga korban saat mendatangi Mapolres Siantar, Kamis (20/10).

Sesuai pengakuan korban, dalam semalam itu mereka lima kali gituan di salah satu kamar hotel yang berada di Jalan SM Raja.

“Katanya mereka lima kali gituan di kamar hotel,” lanjut Boru Sinaga.

Dijelaskannya korban sejak kelas 1 SD sudah putus sekolah.

“Kami tidak terima dengan perlakuan pelaku itu. Jujur, kami tidak mengetahui kalau korban dibawa kabur pelaku ke hotel. Setelah pulang baru kami ketahui,” katanya.

Sebelum membuat laporan resmi, terlebih dahulu korban divisum di RSUD dr Djasamen Saragih.

“Kami diarahkan dulu visum ke Rumah Sakit. Setelah itu kami ke kantor polisi lagi untuk membuat laporan,” tukasnya.

Masih ditempat yang sama, ketika dicoba dikonfirmasi, korban enggan untuk memberikan pendapat. “Maaflah, saya masih trauma, silahkan aja sama orang tua saya lah,” aku korban.

Sementara Kanit Idik lV Aiptu Malon Siagian, melalui Kasubbag Humas Polresta Siantar AKP Isril Noer ketika dikonfirmasi mengaku telah menerima laporan korban.

“Tadi malam keluarga korban sudah melapor dan sedang ditangani oleh penyidik unit PPA dan saya dengar kedua korban sudah berdamai,” ujarnya.

(th/osi/ms/jpg/sdf/pm)