Bupati Sumenep Resmikan Pasar Payudan Karangsokon

Terbit: 2 Juni 2016 | 10:26 WIB

MADURA EXPOSE–Impian masyarakat Desa Payudan Karangsokon, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur untuk memiliki pasar tradisional yang bersih dan represntatif benar-benar terwujud setelah pihak pemerintah melalui pemerintahan desa setempat membangun sebanyak 27 kios pertokoan yang dipusatkan di lokasi pasar strategis dipinggir jalan raya.

Tak tanggung-tanggung, pasar tradisional yang kini dilengkapi dengan 27 kios di Desa Payudan Karangsokon tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Sumenep, A.Busyro Karim . Dalam sambutannya Bupati berpesan agar seluruh masyarakat di desa itu memanfaatkan keberadaan pasar tradisional yang dilengkapi kios modern tersebut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Kami ikut bangga dengan dibangunnya pasar tradisional yang saat ini sudah dibangun 27 kios modern. Saya yakin ini terwujud berkat kekompakan semua lapisan masyarakat bergandeng tangan bersama kepala Desa Payudan Karang Sokon. Mari kita jaga kebersihan kompleks pasar dan pertokoan ini sebaik-baiknya agar masyarakat yang hendak berbelanja juga merasa nyaman,” pinta Bupati dalam peresmian pasar tradisional terlengkap di kawasan Desa Payudan Karang Sokon, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis (02/06/2016).

Sementara HM.Hasan Abd Hamid, Kepala Desa Payudan Karang Sokon mengaku belum puas, meski masyarakatnya sudah mengaku sangat terbantu dengan dibangunnya pasar desa yang selama ini terkesan kumuh. Meski demikian, pihaknya mengaku sangat berterimakasih kepada pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh atas dibangunnya pasar tradisional yang sudah dilengkapi dengan puluhan kios atau stand gratis kepada warga desa setempat.

“Terimakasih banyak kepada bapak Bupati yang telah memberikan support kepada masyarakat desa kami hari ini. Terimakasih juga kami sampaikan kepada seluruh warga desa kami. Target dibangunnya pasar dan pertokoan ini adalah mimpi kami selama ini. Semoga dengan sarana yang kian memadai ini, akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Payudan Karang Sokon,” ujar HM.Hasan Abd Hamid, Kepala Desa Payudan Karang Sokon kepada Madura Expose, Kamis (02/06/2016).

HotExpose:  Jurus Fajar 'Kepung' Ekonomi Rakyat

Pria yang sering terlihat mengemudi mobil ini menargetkan adanya pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pasca dibangunnya pasar tradisional dan puluhan kios tahun ini. Salah satu terobosan yang sudah di planing, lanjut Hasan, pembangunan pasar hewan di desanya.

“Pasar hewan yang kami planing tahun 2017 ini akan dikelola secara pr`ofesional, hingga mannfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas diluar masyarakat Desa Payudan Karang Sokon. Ini juga sebagai solusi pasar hewan di Kecamatan Ganding yang mulai menyempit,: pungkasnya. [Arbania]

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Anomali Regulasi di Tapakerbau: Hegemoni Modal vs Kedaulatan Ekologi

Terbit: 16 April 2026 | 19:20 WIB SUMENEP – Eskalasi konflik agraria di pesisir Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, kini memasuki fase krusial yang menguji integritas penegakan hukum di Jawa…

Jurus Fajar ‘Kepung’ Ekonomi Rakyat

Terbit: 16 April 2026 | 12:00 WIB SUMENEP – Akselerasi ekonomi syariah di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar secara progresif mendorong inklusi keuangan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *