
Sumenep (Maduraexpose.com)— Bupati Achmad Fauzi yang sejak masa SMA dulu dikenal senang bergaul dengan banyak orang lewat komunitas mereka. Mulai dari komunitas bonsai, burung, ikan hias, pusaka kuno hingga komunitas paralayang.
Setelah badai covidu-19 berangsur-angsur menjadi endemic, Bupati Fauzi terus menggenjoto perekonomian warga Sumenep disemua sector. Mulai pariwisata, pasar murah dan kali ini melalui Festival Parayalang se-Jawa Timur yang dikemas dalam “Festival Paralayang Bupati Sumenep Cup 2022.
“Ini adalah event yang jarang kita temukan dikelas Kabupaten. Sungguh suatu terobosan yang mampu menepuk bahu masyarakat Jawa Timur. Dua jempol untuk Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Kita dukung Festival paralayang ini demi membangkitkan perekonomian masyarakat,” ujar Yeyen, salah penyanyi asal Malang dalam percakapan terbatas dengan Maduraexpose.com, Sabtu, 14 Mei 2022.
Untuk diketahui, puncak kegiatan “Festival Paralayang Bupati Sumenep Cup 2022” ini digelar sejak 24 Mei lalu dengan serangkaian pertunjukan menarik seperti Tari Muang Sangkal, Ojung, Pencak Silat, dan Musik Saronen.
“Puncak kegiatan akan masih tanggal 27 Mei 2022. Terimakasih kepada seluruh masyarakat Jawa Timur yang telah berbaur dengan masyarakat Sumenep dalam festival ini. Harapan kita perekonomian masyarakat terus membaik dan pulih kembali,”ujar Bupati Sumenep Achmad Fauzi,SH,MH kepada Maduraexpose.com, Sabtu. 14 Mei 2022.
Selain itu, peserta dan pengunung juga dimanja dengan pelepasan seribu lampion dan pertunjukan seni budaya daerah seperti rokat desa, pameran UKM BUMDes dan BUMDesma dan musik tongtong. Hiburan menarik lainnya berupa penampilan Sintong, dan parade musik hadrah modern untuk meramaikan Festival Paralayang Bupati Sumenep Cup 2022 tersebut.
“Saatnya kita membangun Sumenep dengan memperkenalkan seluruh potensi kesenian dan kebudayaan daerah. Kita berharap, festival ini mampu menggairahkn UMK dan BUMDes,” imbuh Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep.
Menariknya lagi, Festival Paralayang Bupati Sumenep Cup 2022 ini juga dilengkapi dengan lomba fotografi. Hal itu sangat menarik, mengingat lokasi acara berada dikawsan puncak gunung yang sangat indah. Tepatnya dikawasan Bukit Lanjari, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsonga, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. [Ferry Arbania]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)