Bupati Minta Jaga Marwah Kiai, Kiai Hazmi Latee Siap Meja Hijaukan Pembuat ‘Voice Note’

Terbit: 27 November 2023 | 00:48 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Siapa sebenarnya pembuat ‘Voice Note’ yang menyerang sejumlah kiai di Sumenep dengan narasi yang mengandung unsur fitnah masih saja bergulir dan menjadi tanda tanya dikalangan publik.

Dalam narasi yang tersebar dalam bentuk ‘Voice Note’ (pesan suara) itu, Kiai Hazmi merasa difitnah karena dukungan terhadap Capres Ganjar Pranowo menjadikan dirinya dan sejumlah Kiai yang ‘disebut’ seolah-olah sudah terbeli.

“Perlu saya tegaskan bahwa saya menyatakan mendukung ganjar (yang waktu itu belum berpasangan dengan mahfud md) sesaat setelah cak imin meninggalkan prabowo, tanpa diajak ataupun diminta siapapun”.

” Walaupun tak lama sesudah itu saya ‘bersepaham’ dengan k unais, k nofal ali hisyam dan kiai yang lain karena mungkin punya prinsip dan pertimbangan serupa,”demikian Kiai Hazmi Basyir, AS melalui unggahan klarifikasi dihalaman Facebook dengan akun Hazmi Latee.

Kiai Hazmi dengan tegas menyatakan siap membuktikan bahwa dirinya memang tidak “terbeli”.

“Jadi saya tegaskan bahwa saya tidak pernah dibeli atau diberi imbalan oleh said ataupun pdip untuk mendukung ganjar”.

“Saya siap membuktikan dan dipertemukan dengan pemilik suara voice note itu, atau sumber yang didengarnya, atau siapapun,”tandasnya.

Bahkan secara blak-blakan, pihak ya siap dipertemukan bahkan untuk me-meja hijaukan pembuat ‘Voice Note’ yang meresahkan tersebut.

“Sekali lagi, saya siap dipertemukan dan siap bersumpah, tapi dengan syarat jika si penuduh tidak bisa membuktikan tuduhannya harus siap saya meja hijaukan sebagai pencemaran nama baik,” timpalnya.

Rupanya Kisruh soal Voice Note yang memojokkan sejumlah kiai di Sumenep itu mendapat respon dari Bupati Achmad Fauzi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep ini ikut menyayangkan hal tak pantas dilakukan terjadi.

” Jangan buat isu-isu (yang mengandung fitnah), tolong jaga Marwah Kiai,” demikian Bupati Sumenep Achmad Fauzi kepada Maduraexpose.com, Jum’at 24 November 2023 lalu.

Meski berbeda pilihan politik dalam mendukung Capres Cawapres, seluruh masyarakat Sumenep, lanjut Bupati Fauzi, merupakan hal yang lumrah.

“Silahkan pilihan berbeda, tapi kita semua harus jaga Marwah Kiai, jangan saling menyakiti, jaga harmoni,” pungkas Achmad Fauzi. (Ferry Arbania)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *