Buang-Buang Anggaran! Ratusan Kios di Pasar Bangkal Terlantar

Terbit: 24 Juni 2016 | 09:25 WIB

MADURA EXPOSE–Puluhan kios pertokoan di Pasar Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep dibiarkan tak terurus, hingga kondisinya mirip kandang bebek yang penuh becek dan pemandangan kumuh yang mengotori keindahan kota.

Hasil investigasi yang dilakukan oleh Aktivis Anti Korupsi Sumenep (AAKS) menyebutkan, ada sekitar 142 kios yang diduga tidak difungsikan dan dinilai hanya buang-buang anggaran pemerintah. Saking buruknya, kios dibagian tengah los pasar yang bersebelahan dengan pasar hewan tersebut sudah mirip dengan kandang ayam yang menjijikkan.

“Dari hasil keterangan yang kami himpun dari para PKL Pasar Bangkal, ratusan kios pasar itu sudah terbengkalai sejak delapan tahun silam itu sudah dialih fungsikan menjadi tempat tidur dan dapur. Kami menduga ada sesuatu yang tidak beres berkaitan dengan penyalah gunaan,” terang Ach.Farid Azziyadi, Ketua Aktivis Anti Korupsi Sumenep (AAKS) kepada MaduraExpose.Com, Jum’at (24/06/2016).

Pihaknya menyayangkan sikap melempem dari pihak Pemkab maupun anggota DPRD Sumenep. Harusnya pihak dinas terkait tidak tutup mata dan segera melakukan langkah penyelamatan ratusan aset daerah yang ditaksir telah menghabiskan uang ratusan juta.

“Kalau pihak Pemkab maupun DPRD Sumenep membiarkan aset daerah berupa ratusan kios pasar itu terbengkalai, maka ini akan menjadi presdent buruk yang patut disayangkan,” tandasnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan audiensi dengan pihak DPRD dan Pemkab Sumenep terkait sumber anggaran dan penanggung jawab ratusan kios pasar Bangkal yang terbengkalai.

“Jangan-jangan pembangunan kios pasar di Pasar Bangkal itu hanya modus operandi untuk menggarong anggaran pemerintah. Masalah ini harus kita ungkap sampai ke akar-akarnya,”, pungkasnya. [fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *