MADURA EXPOSE—Kasus dugaan korupsi program pajak bumi bangunan (PBB) gratis yang saat ini dalam penanganan tim penyidik Polda Jatim terus bergulir dan menjadi perhatian serius Kasat Reskrim Polres Sumenep, Madura,AKP Moh. Nur Amin.

Dalam waktu dekat, Amin berencana melakukan kroscek langsung ke Polda Jatim menyusul adanya kabar berkas kasus tersebut sudah dilimpahkan ke pihak Polres Sumenep. Namun hal ini dibantah oleh pihak kepolisian setempat.

“Belum ada pelimpahan kasus itu (PBB gratis,Res) kesini kok, nanti saya tanyakan langsung ke Polda Jatim”, ujar Kasatreskrim Polres Sumenep, Madura kepada Awak Media, Rabu4 Mei 2016.

Untuk diketahui, program PBB gratis ini merupakan program andalan Bupati Sumenep, A Busyro Karim sebagai kompensasi dari kampanye politik untuk memenangkan pertaruangan Pilkada Sumenep 2010 silam. Adanya program pajak bumi bangunan gratis ini juga pernah dibenarkan Kepala DPPKA Sumenep, Didik Untung Samsidi saat ditemua MADURA EXPOSE baru-baru ini.

PBB gratis ini tak hanya dilaporkan ke Polda Jatim, melainkan ke Mabes Polri karena diduga aliran dananya memotong dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan Bantuan Sosial (Bansos). Nilai pajak yang dibebaskan dalam tanggungan pajak berkisar Rp 15 ribu dengan total anggaran yang dikuras pertahunnya sebesar Rp 4 miliar.

PBB gratis ini kemudian menjadi bumerang lagi setelah adanya pengumuman PBB gratis dihapus. Berbagai penolakan mucul dari kalangan tokoh masyarakat dan kalangan kepala desa.[mad/fer]