Bertemu Menag, Parmusi Tegaskan Komitmen Organisasi Dakwah

Terbit: 9 Maret 2021 | 09:40 WIB

Maduraexpose.com– Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) bersilaturahim ke Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Kepada Menag, Ketua Parmusi Usamah Hisyam menegaskan komitmennya untuk membawa Parmusi fokus dalam gerakan dakwah, bukan politik.

“Parmusi sudah mengubah orientasi organisasinya dari organisasi dengan orientasi politik menjadi organisasi dengan orientasi dakwah,” ujar Usamah Hisyam di Jakarta, Senin (8/3/2021).

Menurutnya, Parmusi tengah mengembangkan Dakwah Desa Madani. Gerakan dakwah ini mengusung empat pilar, yaitu: penanaman Iman dan Taqwa, pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan sosial, dan peningkatan pendidikan.

Usamah mengatakan, saat ini Parmusi masih berkonsentrasi terhadap peningkatan ekonomi di daerah-daerah yang terpencil dan daerah-daerah perbatasan. “Keadaan ekonomi masyarakat muslim kita yang berada di daerah terpencil sungguh membutuhkan perhatian khusus. Oleh sebab itu, kami mengupayakan jalan untuk memberikan solusi atas peningkatan ekonomi umat agar nantinya bukan hanya dapat menyejahterakan keluarga, tapi mereka juga bisa menjadi muzakki yang tentu bermanfaat untuk umat lainnya,” urai Usamah.

Tampah hadir juga, Ketua Bidang Pendidikan Husnan. B Fanani, Ketua Bidang Ekonomi Sheikh Mashoor, Lembaga Seni Budaya Chavcay dan Bendahara Umum Parmusi Dewi Achyani.

Menag menyambut baik program Parmusi. Hal itu menurutnya akan ikut membantu meringankan tugas Kementerian Agama.

“Tugas Kementerian Agama cukup berat, dengan segala masalah yang ada di dalamnya. Adanya Parmusi apalagi dengan mengubah orientasi organisasi menjadi organisasi berbasis dakwah sangat membantu kerja Kementerian Agama dan untuk itu saya ucapkan terima kasih,” tegas Menag.*

Sumber: Kemenag.go.id

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *