
MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP–Situasi politik menjelang Pilkada benar-benar mulai terasa panas setelah beberapa partai politik melakukan manuver dengan merekom pasangan calon yang dipastikan menjadi rival Achmad Fauzi-Nyai Dewi Khalifah.
Situasi panas mulai terlihat sejak PKB resmi mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan calon Fattah Jasin- KH Ali Fikri Warits, kakak kandung Ra Mamak alias KH Mohammad Shalahuddin Warits sebagai bakal calon wakil bupati.
Imbas dari keluarnya rekom kepada Ra Fikri ini ditengarai memantik perbedaan politik dikalangan kiai di Pondok Pesantren Annuqayah. Meski tidak ada satupun penolakan dari keluarga besar pesantren tertua tersebut, namun aroma kekecewaan sangat terasa. Pasalnya, sejak awal di keluarga besar pesantren yang terbagi dalam beberapa wilayah bagian itu secara bulat menyatakan dukungan kepada Ra Mamak, Ketua DPC PPP sebagai Calon Bupati Sumenep melalui partai berlambang ka’bah ini.
Bahkan beberapa waktu lalu, keluarnya rekom DPP PPP kepada Ra Fikri dan Fattah Jasin mendapat reaksi keras dari kubu Ra Mamak yang dengan tegas menyatakan rekom tersebut tidak lazim.
Rupanya “Kisruh” soal rekom PPP ini mendapat tanggapan serius dari salah satu pengasuh Ponpes Annuqayah KH.Raden Hazmi Latee. Putra dari KH Ahmad Basyir Abdullah Sajjad ini sangat berharap agar rekom partai itu diserahkan kepada Ra Mamak.
“Ya kalau tidak dapat rekom tidak bisa maju. Jadi harap rekom PPP ada perubahan atau berbalik ke Ra Mamak,” demikian Kiai Hazmi Latee kepada awak media di Sumenep, Kamis 23 Juli 2020.
Kiai Hazmi merespon langkah sejumlah partai politik yang telah merekom Fattah Jasin dan Kiai Ali Fikri Warist –kakak kandung Ra Mamak– sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sumenep 2020.
Kendati demikian, Kiai Hazmi ingin memastikan bahwa rekom PPP belum turun kepada siapapun termasuk kepada Ra Fikri seperti ramai diperbincangkan di media sosial.
“Sebenarnya kemarin tanggal 13 Juli 2020 surat itu sudah mau dikeluarkan, tapi kemudian ditunda setalah Ra Mamak dipertemukan dengan Kiai Fikri di DPW PPP Jatim,”imbuh mantan anggota DPRD Sumenep dari PKB ini.
Sementara Fattah Jasin dikonfirmasi melalui pesan singkat ke nomor Whatsappnya,hingga berita ini diunggah masih belum bisa dimintai konfirmasi.
[Ferry Arbania]



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
