Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan/Istimewa.

Sumenep,Maduraexpose.com– Sinyalemen adanya kader PDI Perjuangan Sumenep yang setengah hati mendukung pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Busyro-Fauzi makin mencuat kepermukaan, menyusul kekalahan Said Abdullah, Anggota DPR RI saat bertarung dalam Pilgup Jawa Timur beberapa waktu lalu yang dimenangkan oleh pasangan KaRsa Jilid 2.

Bahkan ada yang mengkaitkan dengan beberapa konflik internal Parpol pasca pemilihan legislatif (pileg) beberapa waktu lalu, dimana Hunain Santoso yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumenep “dipaksa” mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Jawa Timur dan hasilnya mengecewakan karena kalah dengan perolehan suara yang menyedihkan. Tak hanya itu, politisi asal Desa Larangan, Kecamatan Ganding itu juga didepak sebagai Ketua DPC PDI Perjuanagn Sumenep dan digantikan ke Dekky Purwanto mantan anggota DPRD Sumenep yang juga terguling mempertahankan kursi legislatif pada Pileg tahun kemarin.

Terlepas dari benar tidaknya duri-duri kecil ditubuh PDI Perjuangan di Sumenep, yang jelas, partai berlambang banteng dengan moncong putih ini kembali mengusung Busyro Karim seperti pada Pilkada 2010 silam, meski Cawabupnya tak lagi Soengkono Sidik, melainkan digantikan Achmad Fauzi yang tak lain ponakan dari Said Abdullah, anggota DPR RI dapil XI Madura.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Ditengah was-was publik, sejumlah elit PDI Perjuangan merelakan turun gunung menghadiri peresmian Kantor PDIP di Jalan Lingkar Barat Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tokoh penting partai besutan Megawati Soekarno Putri yang hadir dalam acara tersebut, yakni Hasto Kristiyanto, Ahad (22/11/2015).

Di depan ratusan kader partai yang berkumpul di kantor DPC PDIP Jalan Lingkar Barat Kota Sumenep, Hasto menyampaikan harapannya, supaya seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih itu sama-sama berjuang memenangkan proses pemilihan kepala daerah (pilkada) di masing-masing daerah.

“Seluruh pimpinan DPD tingkat provinsi dan DPC kota/kabupaten sudah kami minta untuk mengawasi sekaligus mengevaluasi kinerja kader PDI Perjuangan, terutama kader yang ada di DPRD untuk berjuang secara maksimal memenangkan Pilkada”, terang Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan di Sumenep, Ahad.

Ditambahkan Hasto, bagi kader PDI Perjuangan, baik yang ada di DPRD Provinsi maupun DPRD kota atau Kabupaten yang setengah hati dalam upaya memenangkan calon yang diusung parpol besutan Megawati tersebut akan diusulkan pemecatan.

“Yang tidak mendukung peserta Pilkada yang kami usung akan diusulkan untuk dipecat,” ancam Hasto .

(j88/fer)