maduraexpose.com
Tari muang sangkal khas Keraton Sumenep, Madura. [Foto: Ferry Arbania/Maduraexpose.com]
Radar Pemkab

Bawang Merah Rubaru Goes to Europe! Sumenep Kirim Ekspor Perdana ke Belanda Senilai USD 400 Ribu

121
×

Bawang Merah Rubaru Goes to Europe! Sumenep Kirim Ekspor Perdana ke Belanda Senilai USD 400 Ribu

Sebarkan artikel ini

Dibawah Kepemimpinan Bupati Fauzi, Varietas Unggulan Sumenep Mulai Merambah Pasar Internasional, Jadi Pembuka Pintu Ekspor Uni Eropa

Ekspor bawang merah Rubaru ini menegaskan komitmen Sumenep dalam mengembangkan pertanian berbasis kualitas ekspor, memberikan dampak ekonomi langsung kepada petani lokal, sekaligus memposisikan Sumenep sebagai produsen hasil bumi berkualitas di mata dunia.

SUMENEP – Prestasi membanggakan di sektor pertanian dicetak oleh Kabupaten Sumenep. Bawang merah varietas unggulan Rubaru kini resmi merambah pasar internasional, ditandai dengan ekspor perdana hasil olahan ke Belanda. Keberhasilan ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi potensi pertanian unggulan Sumenep lainnya.

Ekspor perdana ke negeri Kincir Angin tersebut dilakukan oleh salah satu Badan Usaha Milik Petani (BUMP) yaitu PT Permata Indah Rubaru (PT PIR).

Kontrak Jangka Panjang dan Respon Pasar Eropa

 

PT PIR telah menjalin kerja sama strategis dengan Ben Helen Trading Belanda. Nilai kontrak yang disepakati cukup signifikan, mencapai USD 400 ribu selama lima tahun, terhitung sejak 2023 hingga 2028.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa ekspor ini merupakan langkah awal yang krusial.

“Ini merupakan langkah awal untuk melihat seperti apa respons pasar di Belanda sekaligus disesuaikan dengan kemampuan produksi produk olahan bawang merah kita di sini,” kata Bupati Fauzi.

Produk olahan bawang merah varietas Rubaru yang diekspor kali ini terdiri dari bawang goreng kemasan 100 gram sebanyak 2.220 pcs dan bawang goreng kemasan 500 gram sebanyak 1.100 pcs.

Misi Promosi Bupati Fauzi Membuahkan Hasil

 

Keberhasilan ekspor ini tidak lepas dari upaya proaktif Pemerintah Kabupaten Sumenep. Sebelumnya, Bupati Fauzi bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Arif Firmanto, telah gencar mempromosikan bawang merah varietas Rubaru kepada para pengusaha di Belanda saat melakukan kunjungan kerja.

Bupati Fauzi berharap respons positif dari pasar Belanda akan membuka peluang yang lebih besar.

“Semoga pemasaran produk olahan bawang merah varietas Rubaru mendapat respons positif, sehingga untuk berikutnya bisa diekspor ke negara-negara Uni Eropa lainnya, yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan petani bawang merah di Kabupaten Sumenep,” terangnya.

Ekspor bawang merah Rubaru ini menegaskan komitmen Sumenep dalam mengembangkan pertanian berbasis kualitas ekspor, memberikan dampak ekonomi langsung kepada petani lokal, sekaligus memposisikan Sumenep sebagai produsen hasil bumi berkualitas di mata dunia.

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


---Exposiana----