Bawa Pukat Harimau, Nelayan Ambunten Ditangkap Warga Giliraja

Terbit: 15 September 2014 | 02:47 WIB

Sumenep (MaduraExpose.com)- Perahu jenis porsein, yang diduga milik H.Nasir, warga Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten terpaksa di sandera warga karena nekat melakukan tangkapan ikan di perairan Gili Raja, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura.

Sumber MaduraExpose.com di Pulau Gili Raja menyebutkan proses penangkapan itu karena perahu KENANGA milik H.nasir itu melakukan tangkapan ikan dengan menggunakan jaring Aserehe (pukat harimau).

“Ya terpaksa kami hentikan aktivitas mereka itu karena menggunakan jaring Aserehe yang dapat merusak jaring bubu milik warga sini Mas”, terang Junaidi, nelayan Giliraja, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura, Senin (15/9/2014).

Saat dilakukan penyergapan perahu porsien milik nelayan Ambunten itu tidak sendiri. Menurutnya, ada sekitar 8 perahu penangkap ikan dengan peralatan sama, yakni menggunakan pukat harimau atau jaring aserehe.

“Semuanya 8 porsein, cuma yang berhasil kami amankan hanya satu perahu, yakni porsein Kenanga beserta ABKnya”, tandasnya.

Seluruh ABK sempat ditahan dan dilakukan introgasi oleh warga Giliraja. Beberapa jam kemudian, seluruh ABK porsein kenanga diperbolehkan kembali ke tempat asal mereka dengan terlebih dulu menyetujui kesepakatan yang dibuat warga setempat.

Sementara porsien kenanga masih ditahan sebagai ‘barang jaminan’ termasuk beberapa jaring harimau dan ikan hasil tangkapan di perairan Giliraja, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura, Jawa Timur. (hmd/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Ganas di Berita, Tapi Begini Gaya Bos Madura Expose Taklukkan 5 Kepiting Gede!

Terbit: 3 April 2026 | 20:41 WIB SUMENEP – Dunia jurnalistik investigasi seringkali identik dengan ketegangan dan tumpukan dokumen kasus yang menguras energi. Namun, bagi Redaktur MaduraExpose.com, laut utara di…

Ekonomi Panggung: Menakar Perputaran Uang di Balik Industri Hiburan Rakyat Sumenep

Terbit: 17 Maret 2026 | 19:19 WIB “Dinamika hiburan panggung di masa lalu sering kali terjebak pada sisi luar yang bersifat artifisial. Namun, seiring dengan kedewasaan publik dalam mengonsumsi konten,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *