Capek Scroll: Baca Berita Penting Aja!!!

 


AURA WISATA

Batik Madura, Ekspresi Kebebasan Para Pengrajin

18
×

Batik Madura, Ekspresi Kebebasan Para Pengrajin

Sebarkan artikel ini
@batikmaduraku

MADURAEXPOSE.COM–Dari berbagai jenis kain batik yang berasal dari daerah yang berbeda-beda di Indonesia, boleh dibilang batik Madura adalah batik yang mempunyai motif yang lebih beragam dengan warna yang lebih berani. Diperkirakan batik dari Madura sudah ada sejak abad ke-13 dan mulai dikenal luas pada abad ke-17. Berawal dari kejadian perang di daerah Pamekasan, kemudian daerah tersebut pun tumbuh sebagai sentra pembuatan kain batik Madura.

Saat perang berlangsung, Raja Azhar dari Pamekasan mengenakan pakaian batik yang kemudian menjadi pakaian kebesarannya. Motif leres yang berupa garis melintang pada pakaian beliau membuatnya terlihat gagah dan berkharisma. Sejak saat itu, kain batik Madura berkembang mulai dari dipakai oleh pembesar kerajaan sampai masyarakat di daerah Pamekasan.


Sama halnya dengan batik daerah lain yang mempunyai ciri khas-nya masing-masing, batik Madura pun memiliki keunikan tersendiri. Warna-warnanya yang kuat dan berani membuat batik Madura menjadi batik favorit bagi pencinta kain batik. Merah, kuning, dan hijau muda, itulah warna khas batik Pulau Madura. Bahkan untuk menciptakan warna tersebut, para pengrajin menggunakan bahan pewarna alami dimana proses perendaman kainnya memakan waktu hingga 3 bulan dan 1 tahun.

Berbicara tentang motif, batik Madura memiliki motif yang lebih bebas dan beragam. Ini karena pembuatan gambarnya didasarkan oleh naluri dan pikiran si pengrajin. Motif yang biasa dijumpai antara lain tumbuhan, binatang, Sekarjagat, Keong Mas, matahari, daun memba, gorek basi, dan kombinasi bentuk-bentuk lain sesuai dengan kreativitas pembatiknya. Namun, motif yang sudah dipatenkan antara lain karaben sapeh, sakereh, kempeng salederih, padih kepa, dan manik-manik.

---
***