
Madura Expose—Meski baru dideklarasikan, Asosiasi Media Online Sumenep (AMOS), yang di klaim sebagai organisasi wartawan online dengan jumlah keanggotaan sebanyak 13 media cyber itu terancam bubar karena sejumlah pengurus mulai tidak sejalan.
Pernyataan itu disampaikan Trisno Surya, Ketua Dewan Pertimbangan AMOS yang mengaku sangat kecewa dengan kinerja ketua organisasi yang baru diresmikan pada Jum’at 11 Maret 2016 lalu. Menurutnya, ada beberapa persoalan prinsi yang diabaikan oleh pimpinan organisasi tersebut berkaitan dengan persoalan yang menyangkut kepentingan publik terabaikan.
“Terus terang saya kecewa dengan etika Ketua AMOS yang menurut saya telah menciderai ruh organisasi. Baru-baru ini saya coba sharing terkait aliran dana BPRS Sumenep kepada ketua organisasi ini, besoknya malah dia ketangkap basah ketemuan dengan Novi (Direktur BPRS,Red)”, terang Trisno Surya kepada Madura Expose, Jum’at Malam 25 Maret 2016.
Tris menambahkan, pihaknya tidak melarang Ketua AMOS mengadakan pertemuan dengan pejabat manapun, akan tetapi, lanjut pria asal Kecer ini, yang menjadi permasalahan etika bertemunya yang dilakukan diluar koordinasi denga pihak internal.
“Etikanya Ketua AMOS itu yang bikin saya jengkel. Saya yang menyampaikan data ke dia, boro-boro dia langsung ketemuan Direktur BPRS Sumenep. Apalagi menyangkut masalah nasib pedagang pasar anom dan PKL”, sambungnya.
Mantan pimpinan Majalah ini juga mengancam akan mundur dari AMOS dengan alasan internal organisasi tersebut dinilai sudah tidak sehat dan sarat kepentingan pribadi yang sangat menonjol.
“Buat apa bertahan dengan orang-orang yang tidak profesional. Apalagi ini sudah menyangkut etika Ketua AMOS. Saya pribadi sangat menyayangkan tidak ada koordinasi sebelum melakukan dengan pejabat tertentu. Teman-teman mencurigai ada sesuatu yang patut dipertanyakan”, pungkasnya.
Deklrasi AMOS, Asosiasi Media Online Sumenep/Istimewa” width=”1280″ height=”960″ class=”size-full wp-image-14026″ /> Deklrasi AMOS, Asosiasi Media Online Sumenep/Istimewa
Sebelumnya, Novi Sujatmiko, Direktur Bank BPRS Suemenep dikonfirmasi lewat telpon genggamnya tidak membantah adanya pertemuan dengan Ketua AMOS Sumenep tersebut. [K86/fer]

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
