Baru Seumur Jagung, Aliansi Media Online Sumenep Terancam Bubar

Terbit: 25 Maret 2016 | 20:04 WIB

Madura Expose—Meski baru dideklarasikan, Asosiasi Media Online Sumenep (AMOS), yang di klaim sebagai organisasi wartawan online dengan jumlah keanggotaan sebanyak 13 media cyber itu terancam bubar karena sejumlah pengurus mulai tidak sejalan.

Pernyataan itu disampaikan Trisno Surya, Ketua Dewan Pertimbangan AMOS yang mengaku sangat kecewa dengan kinerja ketua organisasi yang baru diresmikan pada Jum’at 11 Maret 2016 lalu. Menurutnya, ada beberapa persoalan prinsi yang diabaikan oleh pimpinan organisasi tersebut berkaitan dengan persoalan yang menyangkut kepentingan publik terabaikan.

“Terus terang saya kecewa dengan etika Ketua AMOS yang menurut saya telah menciderai ruh organisasi. Baru-baru ini saya coba sharing terkait aliran dana BPRS Sumenep kepada ketua organisasi ini, besoknya malah dia ketangkap basah ketemuan dengan Novi (Direktur BPRS,Red)”, terang Trisno Surya kepada Madura Expose, Jum’at Malam 25 Maret 2016.

Tris menambahkan, pihaknya tidak melarang Ketua AMOS mengadakan pertemuan dengan pejabat manapun, akan tetapi, lanjut pria asal Kecer ini, yang menjadi permasalahan etika bertemunya yang dilakukan diluar koordinasi denga pihak internal.

“Etikanya Ketua AMOS itu yang bikin saya jengkel. Saya yang menyampaikan data ke dia, boro-boro dia langsung ketemuan Direktur BPRS Sumenep. Apalagi menyangkut masalah nasib pedagang pasar anom dan PKL”, sambungnya.

Mantan pimpinan Majalah ini juga mengancam akan mundur dari AMOS dengan alasan internal organisasi tersebut dinilai sudah tidak sehat dan sarat kepentingan pribadi yang sangat menonjol.

“Buat apa bertahan dengan orang-orang yang tidak profesional. Apalagi ini sudah menyangkut etika Ketua AMOS. Saya pribadi sangat menyayangkan tidak ada koordinasi sebelum melakukan dengan pejabat tertentu. Teman-teman mencurigai ada sesuatu yang patut dipertanyakan”, pungkasnya.

<em/><figcaption id=Deklrasi AMOS, Asosiasi Media Online Sumenep/Istimewa” width=”1280″ height=”960″ class=”size-full wp-image-14026″ /> Deklrasi AMOS, Asosiasi Media Online Sumenep/Istimewa

Sebelumnya, Novi Sujatmiko, Direktur Bank BPRS Suemenep dikonfirmasi lewat telpon genggamnya tidak membantah adanya pertemuan dengan Ketua AMOS Sumenep tersebut. [K86/fer]

  • Avatar

    administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *