Baru Sehari Diminta Tak Egois, PLN Malah Gelapkan Kota Sumenep

Terbit: 27 Mei 2016 | 06:22 WIB

MADURA EXPOSE– Pemadaman lampu secara mendadak di seluruh Kabupaten Sumenep sekitar pukul 01.30 WIB (dini hari) sangat disayangkan banyak kalangan karena dianggap tidak menghargai permintaan Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul yang melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sapudi, Kepulauan Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jum’at (27/05/2016).

“Ini apa maunya PLN Sumenep, matikan lampu mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya,” ujar Imam Syafii, salah satu warga yang tinggal di kawasan Kota Sumenep kepada Madura Expose.

Sehari sebelumnya, Gus Ipul mengaku prihatin dengan keluhan listrik masyarakat kepulauan yang berpenduduk sekitar 50 ribu orang yang sampai saat ini hanya bisa menikmati penerangan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang lebih kerap menyala 3 jam dalam sehari semalam.

Padahal kebutuhan listri itu, lanjut Ipul, tidak hanya menjadi kebutuhan penerangan, melainkan kebutuhan urgen dalam menyangga perekonomian masyarakat kepulauan yang mayoritas nelayan. Keberadaan listrik PLN di kepulauan menjadi sangat penting sebagai sarana mengawetkan ikan nelayan, sehingga perlu membuat tempat menyimpan hasil tangkapan mereka semacam pabrik es atau cold storage.

“Perlu dipikirkan oleh PLN, apa perlu (pengelolaannya) diserahkan kepada pemerintah daerah,” sindir Wakil Gubernur Jawa Timur saat menghadiri acara Haul Akbar KH Sofyan Miftahul Arifin di Desa Pancor, Kecamatan Gayam (Pulau Sapudi), Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kemarin, Kamis (26/05/2016).

Gus Ipul menekankan agar PLN tidak egois dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Mengingat keluhan listrik di Sumenep ini sudah terjadi bertahun-tahun. Sementara pemerintah daerah tidak bisa berbuat apa-apa karena kewenangan listrik sepenuhnya ditangan PLN.

“PLN jangan egois dong. Bilang aja kalau memang tidak bisa mengelola PLN di Kepulauan Sumenep,” pungkasnya dengan nada keras.

Editor: Ferry Arbania
Sumber:————

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *