maduraexpose.com
Tari muang sangkal khas Keraton Sumenep, Madura. [Foto: Ferry Arbania/Maduraexpose.com]
Radar Pemkab

Baper Politik Minggir Dulu! Bupati Fauzi Turun ke Jalan, Ajak Warga “Healing” Bareng

464
×

Baper Politik Minggir Dulu! Bupati Fauzi Turun ke Jalan, Ajak Warga “Healing” Bareng

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

SUMENEP — Siapa bilang politik itu cuma soal debat panas dan urusan serius? Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, membuktikan sebaliknya.

 

Di tengah “stresing” politik yang seabrek, ia memilih turun langsung ke jalan, bukan untuk orasi, tapi untuk Jalan-Jalan Sehat (JJS) bareng puluhan ribu warganya. Ini bukan sekadar jalan santai, tapi strategi healing yang cerdas di level tertinggi.

 

 

Bayangkan saja, di tengah tumpukan masalah dan keputusan penting, sang bupati justru ikut berbaur, melepas penat bersama masyarakat. Dari anak-anak hingga orang tua, semua tumpah ruah dalam acara yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Pangarangan. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa pemimpin juga butuh “napas” dan interaksi tulus tanpa sekat.


 

Dari JJS Jadi Gaya Hidup: Manfaat Ganda yang Bikin Nagih

 

Bupati Fauzi sadar betul, jalan santai punya manfaat ganda yang super penting. Pertama, soal kesehatan fisik. “Jalan santai bukan hanya ajang rekreasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kesehatan,” katanya. Di era serba cepat ini, kesehatan adalah aset utama. Jalan-jalan yang sederhana ini bisa jadi budaya gaya hidup sehat yang dampaknya besar.

 

 

Kedua, ini soal kesehatan mental dan sosial. Di balik senyum, sapa, dan keringat yang keluar, ada ikatan sosial yang makin kuat. JJS menjadi panggung interaksi yang otentik, di mana status sosial dan jabatan seolah lebur. “JJS bukan sekadar olahraga, tetapi momentum untuk menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang penuh keakraban,” lanjutnya. Ini adalah cara paling jitu untuk meredam tensi politik, meredakan ketegangan, dan menciptakan rasa saling peduli.

 


 

Hiburan Rakyat, Ekonomi Bangkit

 

 

Acara JJS ini tidak berhenti di jalan-jalan saja. Di area finish, panitia mengadakan Bazar UMKM yang langsung diserbu peserta. Puluhan pelaku usaha lokal, dari makanan tradisional hingga minuman herbal, memamerkan produk-produk unggulan mereka. Bupati pun mengapresiasi langkah ini.

 

“Pemerintah daerah mengapresiasi acara ini yang mengedepankan pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber ekonomi masyarakat yang berkelanjutan,” tandasnya. JJS ini membuktikan bahwa sebuah acara bisa jadi lebih dari sekadar hiburan; bisa menjadi penggerak ekonomi mikro.

 

 

Untuk menambah antusiasme, panitia juga menyediakan doorprize gokil, termasuk dua unit sepeda motor dan lima sepeda listrik. Menurut Ketua Panitia, Abd. Kadir Al-Mahdaly, hadiah-hadiah ini sengaja disiapkan agar semangat JJS makin menggelora. “JJS tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi menjadi gerakan bersama dalam membudayakan hidup sehat dan memperkuat rasa kebersamaan,” pungkasnya.

 

 

Intinya, JJS di Sumenep ini adalah paket komplit: sehat fisik, batin, dan ekonomi. Sebuah langkah cerdas dari pemimpin yang tahu betul bahwa cara terbaik mengatasi stres politik adalah dengan turun, jalan-jalan, dan kembali merangkul rakyatnya. [*]

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


---Exposiana----