
MADURAEXPOSE.COM– Untuk mengawal program Upsus, pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah menggandeng TNI. Di lapangan, TNI menerjunkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk ikut mengawal dan mendampingi petani, mulai dari proses mengolah tanam hingga panen.
Babinsa bersama penyuluh pertanian juga melakukan pengawalan dan pendampingan ke petani sampai semua hasil panennya (gabahnya) diserap Perum Bulog. “Babinsa tak sekedar melakukan pendampingan, tapi punya tanggungjawab ke pemerintah agar serap gabah petani (Sergap) yang dicanangkan bisa berjalan lancar,” seperti yang dilakukan oleh Serka Samsul Hadi dan Serda Rosi Melakukan pengawalan gabah petani untuk di kirim ke Bulog Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (12/4/2017)
Menurut Kapten Inf Galang Prayitno Serapan Gabah Petani di wilayah Koramil 0827/04 Bluto sampai saat ini masih berjalan dengan lancar dan untuk hari ini Tim Sergap Wilayah Kecamatan Bluto mengadakan pengawalan pengiriman Gabah ke Bulog dengan kadar air 12 % sebanyak 8 ton, dan kedepan Babinsa, UPT dan PPL yang ada di lapangan agar tetap melakukan pendekatan dengan Petani sehingga mereka mau menjual gabah ke Bulog dengan mekanisme dan mutu yang sudah tentukan pihak Bulog.
“ Krena mulai tanam, pemupukan, dan penyemprotan hingga panen padi petani selalu mendapatkan pengarahan dan pendampingan oleh Babinsa dan PPL, sehingga hasil panennya diharapkan dapat meningkat sehingga swasembada pangan dapat terpenuhi ,” katanya.
Dengan adanya Sergap dan pengawal, harga gabah petani oleh Babinsa dan UPT, maka setelah panen, gabah petani yang kadar air di bawah 14 % langsung dibeli Perum Bulog sebagai cadangan pangan dan kebutuhan beras nasional. “ Babinsa. PPL dan UPT akan melakukan pengawalan di lapangan untuk memandu petani sehingga hasil panennya bisa diserap dan pihak Bulog harus segera melakukan pembelian,” tegasnya.
Galang menegaskan, pendampingan dan pengawalan Babinsa di lapangan akan terus dilakukan. Bahkan setiap kegiatan Babinsa di lapangan selalu dilaporkan. Mulai dari kegiatan pengolahan tanah sampai panen ada laporannya dan dokumentasinya.

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)