
MADURAEXPOSE.COM-Gulma atau rumput liar yang tumbuh diantara tanaman padi adalah salah satu kendala utama dalam memperoleh hasil yang Maksimal dalam usaha pengolahan tanaman padi disawah, sebab bilamana gulma dengan padi dalam satu lahan dibiarkan hingga besar maka pengaruhnya terhadap hasil panen padi sangat besar penurunannya.
Sebab dengan tumbuhnya atau membiarkan Gulma persaingan antara Gulma dengan padi maka dalam pengambilan unsur hara, air dan cahaya sebab kedua tumbuhan tersebut sama – sama membutuhkannya, di samping itu ada juga beberapa Gulma yang dapat dijadikan tempat berkembang biaknya hama dan penyakit tanaman padi.
Maka apabila kita membiarkan Gulma tumbuh tanpa dibasmi atau di buang, maka para Petani akan mendapatkan kerugian, termasuk kerugian akibat peledakan hama dan penyakit.
‎
Sertu Susanto Bintara Pembina Desa (Babinsa) Gresik Putih, Koramil 0827/16 Gapura dengan penuh semangat turun kesawah membantu Bapak Muhayi salah satu Petani di Desa Gresik Putih, Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep membersihkan Gulma atau rumput pengganggu di lahan persawahan padi dengan luas laha 1, 25 hektare, Rabu (28/6/2017).
Sertu Susanto mengatakan swasembada dan Ketahanan pangan adalah salah satu program yang digalakkan oleh pemerintah RI melalui Kementan dan salah satu komoditi yang sangat di unggulkan pada program ini adalah padi, jagung dan kedelai, di sini peran TNI melalui Babinsa dilibatkan sesuai dengan Nota kerja sama antara TNI dan Kementan, maka dengan adanya kerjasa sama maka Babinsa di perintahkan oleh Pimpinan agar melakukan pendampingan kepada petani dan harus turun ke sawah serta diharapkan dengan adanya pendampingan Babinsa dan koordinasi dengan PPL maka tanaman padi akan tumbuh dengan maksimal dan hasil yang akan dicapai petani pun akan melimpah.
Lain daripada itu peran Babinsa dan PPL, dalam melakukan pendamping petani maka diharapkan segala kendala yang di hadapi petani di lapangan akan terpecahkan. [pur/ima]



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
