Kawal Hak Ribuan Siswa, Babinsa Dasuk Pantau Ketat Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Sumenep

Terbit: 29 Januari 2026 | 02:34 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat dengan pengawasan melekat di tingkat akar rumput. Di Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Babinsa Koramil 0827/12 Dasuk melakukan pengawalan ketat terhadap penyaluran makanan yang menyasar ribuan siswa, Selasa (27/01/2026).

Penyaluran yang dikelola oleh SPPG Yayasan Nurul Islam Al Mannan Djasuli ini mendistribusikan paket makanan bergizi kepada 2.550 siswa yang tersebar di sembilan desa di wilayah Kecamatan Dasuk.

Pastikan Kualitas dan Akuntabilitas

Babinsa Koramil 0827/12 Dasuk, Sertu Adiyono, menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam program ini bukan sekadar pendampingan seremonial. Pihaknya memastikan setiap tahapan, mulai dari proses di dapur, pengangkutan menggunakan mobil box, hingga tangan siswa, berjalan sesuai standar kualitas dan jumlah yang ditetapkan.

“Kami hadir untuk memastikan akuntabilitas. Kualitas makanan harus layak, jumlahnya pas, dan distribusinya tepat sasaran. Ini menyangkut hak anak-anak kita, maka pengawasan harus benar-benar maksimal,” tegas Sertu Adiyono dalam keterangannya kepada MaduraExpose.com.

Keterlibatan aktif Babinsa bertujuan untuk mencegah adanya potensi penyimpangan dan menjaga agar program berjalan transparan serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Jangkau 9 Desa dan Puluhan Sekolah

Distribusi makanan dimulai sejak pukul 07.00 WIB, menjangkau puluhan sekolah dari jenjang PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK. Adapun desa yang menjadi sasaran program ini meliputi:

  • Desa Beringin

  • Desa Dasuk Laok

  • Desa Kerta Timur

  • Desa Kecer

  • Desa Nyapar

  • Desa Dasuk Barat

  • Desa Mantajun

  • Desa Jelbudan

  • Desa Dasuk Timur

Menu Bergizi Sesuai Standar Kesehatan

Dalam penyaluran kali ini, menu yang disajikan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian siswa, yang terdiri dari:

  1. Nasi Putih

  2. Telur Puyuh Saus Mentega

  3. Tahu Krispi

  4. Tumis Pakcoy Jagung Manis

  5. Buah Anggur Segar

Seluruh paket tersebut diangkut secara higienis menggunakan tiga unit mobil box pickup guna menjaga kesegaran makanan hingga sampai ke sekolah tujuan.

Sertu Adiyono menambahkan bahwa pengawasan ini adalah bentuk nyata kehadiran negara untuk menjamin asupan gizi anak sekolah. “Program MBG di Kecamatan Dasuk diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kesiapan belajar siswa secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan distribusi berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar.


Reporter: Redaksi Madura Expose Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *