MADURAEXPOSE.COM–Bakal Calon Bupati (Bacabup) yang juga Ketua Partai Gerindra Pamekasan, Agus Sujarwadi (AS) mengajak para Kiai di Kota Gerbang Salam itu bersatu menyatukan persepsi dalam menentukan pemimpin yang akan dihelat 2018 mendatang.

AS menilai, selama ini kalangan kiai terkesan masih ada sekat dalam menentukan figur calon bupati yang mereka berikan restu dalam pencalonannya. Untuk itu pihaknya meminta, kalangan Kiai dan Ulama di Pamekasan ikut bersedia memberikan paparan terbuka mengenai kriteria tokoh yang layak diusung secara terbuka.

“Pencalonan Bupati di Pamekasan memang cukup unik dibanding dengan daerah lain. Mayoritas tidak akan ada yang benar-benar berani mencalonkan diri tanpa ada restu dari 4 pesantren,” terang Agus Sujarwadi Bacabup dari Partai Gerindra, saat berbincang dengan Redaksi MaduraExpose.Com.

Adapun empat Pondok Pesantren yang dimaksud Agus, yakni Pondok Pesantren Banyuanyar Barat, Ponpes Banyuanyar Timur, Ponpes Banyu Anyar dan Ponpes Bata-Bata.

“Hampir semua tokoh yang hendak mencalonkan diri sebagi Bupati Pamekasan, pasti menunggu restu dari beliau-beliau dulu,” imbuhnya.

Mantan aktivis PMII ini berharap, agar para tokoh Ulama dan Kiai di Pamekasan, terutama di empat pesantren tersebut agar ikut membantu secara terbuka alasan-alasan dasar hingga merestui salah satu calon.

“Kami siap duduk bersama dengan para tokoh Kiai dan Ulama untuk mendiskusikan para tokoh yang dianggap layak menjadi Cabup. Ini penting agar masyarakat Pamekasan memiliki banyak refrensi dalam menentukan pemimpinnya selama lima tahun,” pungkasnya.

[Ferry]


loading...