
MaduraExpose.com – Publik Madura seolah dipaksa menelan pil pahit. Di satu sisi, panggung megah Universitas Trunojoyo Bangkalan (UTM) pernah menjadi saksi bisu ikrar “Madura Produktif Tanpa Narkoba”. Namun di sisi lain, penemuan 52 kilogram sabu di perairan Masalembu baru-baru ini menjadi tamparan keras yang membuktikan bahwa benteng pertahanan Madura masih sangat keropos.
Seremoni di UTM Bangkalan: Janji di Atas Kertas
Masih segar dalam ingatan, pada Mei 2022 lalu, jajaran Polda Jatim, empat Polres se-Madura, bersama tokoh masyarakat dan aktivis berkumpul di UTM Bangkalan. Agenda besarnya satu: Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba.
Saat itu, komitmen dibacakan dengan lantang. Menolak peredaran narkoba, mendukung penegakan hukum, dan berjanji menjadikan kampung-kampung di Madura sehat dan produktif. Namun, tiga tahun berselang, pertanyaannya tetap sama: Apakah deklarasi itu berdampak pada bandar, atau hanya sekadar gugur kewajiban seremoni?
Tragedi Masalembu: 52 Kg Sabu dan “Pintu” yang Terbuka Lebar
Kenyataan berkata lain. “Tsunami” narkoba justru pecah di kepulauan paling utara Sumenep, Masalembu. Sebanyak 52 kilogram sabu dalam kemasan teh hijau beraksara China ditemukan nelayan dan petugas. Ironisnya, hingga detik ini, aktor intelektual di balik barang haram senilai puluhan miliar rupiah yang diduga berasal dari Malaysia tersebut belum juga terungkap.
Alih-alih menjadi “Madura Produktif”, wilayah kepulauan Sumenep justru tampak menjadi “jalur sutra” bagi jaringan internasional untuk memasok racun bagi generasi muda.
Kritik Pedas Zamrud Khan: Celah yang Tak Pernah Ditutup

Direktur Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (P2NOT), Zamrud Khan, SH, yang juga terlibat dalam deklarasi di UTM, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Bagi pria yang dikenal vokal ini, penemuan di Masalembu adalah bukti nyata dari prediksinya tentang “Dua Pintu” (Two Gates) peredaran narkoba di Madura.
“Saya sudah ingatkan berkali-kali, Sumenep dan Madura secara umum memiliki celah strategis. Ada jalur darat dan ada jalur kepulauan yang sangat terbuka. Masalembu adalah bukti bahwa jalur laut kita masih menjadi sasaran empuk bandar internasional,” tegas Zamrud Khan dengan nada agitatif.
Ia menilai, penegakan hukum seringkali kehilangan taji saat berhadapan dengan “kakap” di balik jaringan ini. “Kejahatan narkoba ini extra ordinary crime, tingkatannya di atas terorisme. Kalau kita hanya sibuk deklarasi di hotel atau kampus tapi mengabaikan pengawasan ketat di jalur-jalur tikus kepulauan, maka deklarasi itu hanya akan jadi macan kertas,” tambahnya.
Penegasan: Butuh Aksi, Bukan Sekadar Tanda Tangan
Kontradiksi antara janji di Bangkalan dan fakta di Masalembu ini memicu tuntutan publik agar Polda Jatim dan jajaran Polres di Madura melakukan langkah lebih radikal. Rakyat Madura tidak butuh sekadar tanda tangan di atas spanduk deklarasi, melainkan aksi nyata pengejaran bandar hingga ke akarnya.
Jangan sampai slogan “Madura Produktif” hanya menjadi penghibur di tengah derasnya arus sabu yang terus mengancam masa depan putra-putri Pulau Garam. (Tim/Red)

![MISTERI BUGATTI: Penampakan bungkusan yang diduga berisi kokain seberat 27,83 kilogram saat ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Giligenting, Sumenep. Barang bukti maut ini kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk uji laboratorium. [Foto: Dok. Madura Expose] MISTERI BUGATTI: Penampakan bungkusan yang diduga berisi kokain seberat 27,83 kilogram saat ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Giligenting, Sumenep. Barang bukti maut ini kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk uji laboratorium. [Foto: Dok. Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776238298/kokain-27-kg-bungkus-bugatti-sumenep-maduraexpose_hwe1rf.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)