
Sumenep (Maduraexpose.com)– Ach. Laili Maulidy Mantan Camat Ganding era pemerintahan Busyro Karim yang saat ini menjabat sebagai Kasatpol PP Sumenep merespon konfirmasi media ini terkait dengan sorotan Wartawan Senior Hambali Rasidi soal formulasi penggunaan anggaran Pencegahan Rokok Ilegal di Sumenep.
“Saya kembali pertegas hanya ingin evaluasi formulasi penggunaan anggaran pencegahan rokok ilegal yang bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 1,9 miliar,” demikian catatan Hambali Rasidi melalui media yang dikelolanya.
Agar persoalan tersebut menemui titik terang, media ini mencoba melakukan konfirmasi via WA ke nomor ponsel pribadi Kasatpol PP Ach. Laili Maulidy.
“Apanya yg mau sy tanggapi,” demikian Ach.Laili Maulidi membalas pesan singkat media ini.
Ditanya seperti itu, tim investigasi membalas pesan dengan menyampaikan 3 poin dari “curhatan” Hambali Rasidi yang diunggah ulang Maduraexpose.com pada Kamis 22 November 23 November 2023.
Ada 3 poin konfirmasi yang dikirim ke WA pribadi Kasatpol PP.
Berikut 3 materi konfirmasi yang dinukil dari “curhatan” Hambali yang dirangkum Maduraexpose.com dan direspon Kasatpol PP Sumenep:
Maduraexpose.com: 1.EFEKTIFITAS dana pencegahan rokok ilegal yang menguras miliaran?
Kasatpol PP Sumenep: Semua kegiatan yg dilakukan sdh sesuai dgn apa yg ada dlm aturan
Maduraexpose.com: 2. Amatan sederhana. Output penggunaan dana miliaran itu sia-sia. Rokok ilegal tetap beredar massif di Sumenep. Apa tak perlu diubah formulasi-nya?
Kasatpol PP Sumenep: Tugas pemkab sesuai aturan hanya menghimbau kpd masy melalui keg2 sbgmana point 1, utk tindak lanjut dari keg yg dilakukan pemkab kewenangan dari Pejabat Bea Cukai
Maduraexpose.com: 3. untuk apa bayar ratusan juta untuk bayar iklan sosialisasi rokok ilegal ke tv nasional dan tv regional??
Kasatpol PP Sumenep: Sosialisasi melalui media TV kami lakukan melalui e-katalog. (Ferry Arbania)

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)



![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)