Fajar Rahman, Kasatpol PP Sumenep, Madura, Jawa Timur.

MADURAEXPOSE.COM— Sekjen Presidium Sumekar Network, Imam Arifin menyayangkan lambannya kinerja Satpol PP Sumenep dalam menjalankan program Bupati Busyro Karim, salah satunya relokasi PKL Taman Jajan Madura (Tajamara) .

“Padahal Bupati sudah meangagendakan relokasi PKL Tajamara itu setelah lebaran. Tapi nyatanya, sampai detik ini Kasatpol PP nya masih adem ayem. Semoga ini tidak mempermalukan Bupatinya,” ungkap Imam Arifin kepada MaduraExpose.com, Sabtu 8 Juli 2017.

Sementara Fajar Rahman, Kepala Satpol PP Sumenep dikonfirmasi awak media berdalih masih akan melakukan komunikasi dengan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) selaku leading sektornya.

“Kami masih akan komunikasikan dengan leading sektornya,Dishub,” ujar Fajar Rahman Kepala Satpol PP Sumenep kepada awak media.

Sebelumnya, Bupati Sumenep A.Busyro Karim kepada awak media mengaku akan melakukan relokasi seluruh PKL di area Tajamara Desa Kolor, Kecamatan Kota, Sumenep setelah lebaran. Rencananya sengaja diundur setelah adanya permintaan dari kalangan pedagang.

Berdasarkan data yang ada, jumlah PKL Tajamara berjumlah 41 pedangang, dengan rincian 19 pedagang membuka lapak dibagian barat trotoar jalan Trunojoyo. Sedangkan 22 PKL lainnya berjualan dibagian utara Jalan Adirasa Sumenep.

Rencananya, para PKL Tajamara itu akan dipindah ke area Lapangan GOR A.Yani, Panglegur Sumenep, Madura, Jawa Timur. [dbs/fer]

HotNews:  Babinsa Koramil 0827/15 Batuputih Serka Sugeng bersama Babinkamtibmas Giat Anjangsana